DOTA 2 Rilis Model Karakter “Baru” untuk Faceless Void

Reading time:
March 20, 2015
void new

Makhluk tanpa muka yang mampu “bermain-main” dengan waktu, Faceless Void merupakan salah satu karakter Carry terpopuler di DOTA 2. Kemampuan untuk mengunci banyak karakter sekaligus untuk periode waktu tertentu, dua skill pasif berbasis RNG, dan mampu membalikkan pertempuran di situasi tertentu membuat banyak gamer yang jatuh hati dengan hero yang satu ini. Berdasarkan hasil voting Compendium di tahun 2014 yang lalu, Void merupakan merupakan karakter yang dipilih oleh gamer DOTA 2 untuk mengalami perubahan model karakter. “Utang” Valve yang sudah berjalan selama hampir setahun tersebut akhirnya terealisasikan juga. Void akhirnya lahir kembali dengan model karakter “baru”.

Namun berbeda dengan hero lain yang dirombak habis-habisan, Valve akhirnya memutuskan untuk bermain aman dengan proses remodelling Faceless Void ini. Tidak ingin mengubah desain secara signifikan, mereka memilih untuk mempertahankan bentuk awal yang memang dirasa sudah cocok merepresentasikan makhluk ini. Sebagai gantinya? Mereka membangun hero ini dari awal, meningkatkan tekstur yang ada, menyempurnakan model dengan menambahkan beberapa detail, dan melemparkannya kembali sebagai versi yang lebih sempurna. Ia kini hadir dengan motif baru dan dua pasang kaki yang berbeda.

Tampak depan
Tampak depan
Tampak belakang.
Tampak belakang.

Update untuk menikmati Faceless Void yang “baru” ini sendiri sudah meluncur untuk semua gamer DOTA 2 sejak pagi hari ini. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer DOTA 2 yang cukup lega karena perubahan model yang tidak signifikan ini? Atau Anda mengharapkan desain baru seperti yang terjadi dengan Wraith King?

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…