Rainbow Six Siege versi PC Segera Buka Masa Alpha

Reading time:
March 13, 2015

Rasa pesimis memang mengikuti setiap proyek raksasa yang tengah dikembangkan oleh Ubisoft saat ini mengingat apa yang terjadi dengan Watch Dogs dan Assassin’s Creed Unity tahun lalu. Perasaan ini semakin kuat mengingat aksi tutup mulut Ubisoft terhadap game-game teranyar mereka yang masih misterius, terlepas dari rencana untuk dirilis di tahun 2015 ini. Kita tidak hanya membicarakan The Division, tetapi juga game FPS keren mereka – Rainbow Six Siege. Game FPS berbasis tim yang memungkinkan Anda untuk menghancurkan lingkungan pertempuran untuk keuntungan strategis ini kabarnya siap memasuki masa alpha.

Setelah sempat tenggelam tanpa informasi selama beberapa bulan terakhir, Ubisoft mengkonfirmasikan akan segera menyelenggarakan masa “Closed Alpha” untuk Rainbow Six Siege versi PC. Sayangnya masih belum ada tanggal pasti kapan periode ini akan dimulai. Ubisoft juga menegaskan bahwa masa “Closed Alpha” ini sementara hanya akan tersedia untuk pemilik akun uPlay di belahan Amerika Utara dan Eropa. Intinya tentu saja untuk mendapatkan feedback langsung dari gamer soal gameplay yang mereka tawarkan sekaligus menguji seberapa stabil server yang tengah berjalan saat ini. Ubisoft juga merilis spesifikasi minimum PC untuk dapat mencicipi masa Closed Alpha ini:

Ubisoft mengkonfirmasikan masa Closed Alpha untuk Rainbow Six Siege versi PC.
Ubisoft mengkonfirmasikan masa Closed Alpha untuk Rainbow Six Siege versi PC.
  • OS: Windows 7 x64, Windows 8 x64, Windows 8.1 x64
  • CPU: Intel Core i5-2500K / AMD FX-8120 8-Core
  • RAM: 8 GB
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 670 / AMD Radeon HD 7970 /  R9 280X
  • VRAM: 2 GB
  • Minimum Internet Broadband: 512Kbps download / 256Kbps upload

Untuk gamer di region lain, selain Amerika Utara dan Eropa, Ubisoft meminta gamer untuk menunggu kesempatan test yang lain di masa depan. Rainbow Six Siege sendiri rencananya akan dirilis di 2015 ini untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC.

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…