Remember Me 2 Tinggal Menunggu Keputusan Capcom

Reading time:
March 11, 2015
remember me3

Terkadang, sekedar konsep yang luar biasa tidak menjadi jaminan bahwa sebuah game akan tampil dengan kualitas yang luar biasa. Hikmah inilah yang mungkin bisa dipetik dari Remember Me dari Dontnod Entertainment yang dirilis beberapa tahun yang lalu. Gamer mana yang tidak tertarik untuk mencicipinya, setelah ia diperkenalkan sebagai game yang memungkinkan Anda untuk memodifikasi ingatan orang lain di sebuah setting Paris masa depan yang keren. Namun sayangnya, ekskekusi tidak berjalan semanis yang dibicarakan. Remember Me terlihat tidak matang dengan fitur yang berada di bawah harapan. Walaupun demikian, Dontnod tidak menyerah.

Tidak hanya mengembangkan sebuah game RPG bertajuk Vampyr yang masih misterius, Dontnod ternyata juga memperlihatkan ketertarikan tinggi untuk melanjutkan seri Remember Me. Sang creative director – Jean Maxime Moris bahkan secara terbuka menyebut bahwa mereka sudah merampungkan cerita utama untuk Remember Me 2 itu sendiri, terlepas dari fokus mereka untuk proyek interactive story yang lain – Life is Strange. Apakah ini berarti Remember Me 2 akan mulai masa proses produksi? Sayangnya, tidak. Dontnod mengakui bahwa keputusan tersebut kini sangat bergantung pada Capcom sendiri sebagai publisher. Perusahaan asal Jepang ini masih belum memberikan kepastian apapun.

Dontnod mengakui sudah merampungkan cerita Remember Me 2 itu sendiri. Apakah ini berarti akan segera masuk proses produksi? Mereka tinggal menunggu kepastian Capcom.
Dontnod mengakui sudah merampungkan cerita Remember Me 2 itu sendiri. Apakah ini berarti akan segera masuk proses produksi? Mereka tinggal menunggu kepastian Capcom.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang mengharapkan Capcom untuk menyetujui Remember Me 2 ini? Atau Anda justru yang berharap game ini hilang dari peredaran?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…