Valve Tetapkan Rilis Steam Machine, Bicarakan Source 2

Reading time:
March 4, 2015
valve logo

Event GDC untuk tahun 2015 ini memang terbilang menarik, terutama untuk industri game. Banyak gebrakan muncul, banyak rumor terkonfirmasi, banyak produk baru diperkenalkan dan diklaim akan menjadi standar baru di masa depan. Salah satunya adalah tulang belakang dari portal distribusi game digital terbesar di dunia yang juga merupakan developer kawakan – Valve. Sempat dirumorkan akan memperkenalkan teknologi Virtual Reality mereka yang akhirnya sudah dikonfirmasikan sebagai HTC Vive, Valve ternyata masih punya banyak kejutan. Tahun 2015 akan menjadi tahun dimana sebagian besar konsep yang didengungkan Valve selama beberapa tahun terakhir ini, akan menjadi kenyataan.

Sempat dibicarakan Gabe Newell beberapa waktu yang lalu, Valve akhirnya mengkonfirmasikan eksistensi Source 2 secara resmi. Engine generasi terbaru mereka ini diklaim akan membantu meningkatkan produktivitas para developer. Tidak hanya itu saja, ia akan membuka lebar kesempatan bagi gamer untuk ikut berpartisipasi dalam penciptaan konten dan pengembangan game favorit mereka, tidak hanya dari studio-studio developer yang ada. Seperti langkah yang ditempuh Unreal Engine 4 dan Unity 5, Valve juga mengkonfirmasikan bahwa Source 2 akan didistribusikan secara GRATIS! Walaupun belum ada detail lebih lanjut terkait timbal balik seperti apa yang dituntut. Menariknya lagi? Source 2 juga dikonfirmasikan akan mendukung API baru – Vulkan dari Khronos Group.

Valve resmi memperkenalkan Source 2! Seperti langkah yang ditempuh UE4 dan Unity5, Source 2 juga akan didistribusikan secara gratis!
Valve resmi memperkenalkan Source 2! Seperti langkah yang ditempuh UE4 dan Unity5, Source 2 juga akan didistribusikan secara gratis!
Sempat
Sempat “menghilang” sepanjang tahun 2014 lalu, Valve mengkonfirmasikan bahwa Steam Machine akan rilis November 2015 ini bersama Steam Controller. Targetnya adalah sebuah hardware gaming dengan harga setara konsol, namun dengan performa lebih kuat.

Sementara dari sisi hardware, Valve akhirnya hadir dengan berita baik untuk dua perangkat keras yang sudah mereka umumkan sejak jauh-jauh hari – Steam Machine dan Steam Controller. Steam Controller akan mulai dijual di bulan November 2015 ini dengan harga USD 49.99, dengan harga internasional akan ditentukan ketika mendekati tanggal rilis. Sementara untuk Steam Machine, mereka juga akan mulai merilis jajaran perangkat yang ada di bulan November yang sama. Steam Machine akan didukung lebih banyak vendor dan berambisi untuk ditawarkan di tingkat harga yang sama dengan konsol, namun dengan performa yang jauh lebih tinggi.

Valve juga memperkenalkan produk baru bernama - Steam Link untuk mendukung streaming SteamOS.
Valve juga memperkenalkan produk baru bernama – Steam Link untuk mendukung streaming SteamOS.

Kejutan baru hadir dari satu ekstra produk perangkat keras Valve yang lain bernama Steam Link. PC kecil ini disebut Valve merupakan hub yang akan menyempurnakan pengalaman Steam Anda. Steam Link memungkinkan Anda untuk melakukan streaming semua game yang Anda tengah nikmati dari PC atau Steam Machine. Dengan 3 USB yang disematkan, Steam Link menjamin streaming Anda akan berjalan di 1080p 60Hz dengan latency yang kecil. Steam Link juga akan tersedia di bulan November 2015, dengan harga USD 49.99.

Bersamaan dengan semua pengumuman ini pulalah, Gabe Newell juga hadir dengan berita baik soal pertumbuhan Steam. Portal distribusi digital ini kabarnya sudah tumbuh lebih dari 50% selama 12 bulan terakhir. Oleh karena itu, semua pengumuman perangkat keras ini diharapkan Gaben mampu mempertahankan momentum yang ada. Sayangnya, terlepas dari lebih banyak detail yang dibagi, masih belum ada kejelasan kapan Source 2 mulai akan diimplementasikan di game-game Valve sendiri.

DOTA 2 di Source 2? Steam Machine? Steam Link? Steam Controller? Dan kemungkinan, Half-Life 3 untuk new-gen? 2015 is on fire, baby!!

Will it be?
Will it be?
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…