Need for Speed Reboot Butuh Koneksi Internet

Reading time:
May 29, 2015
need for speed reboot1

Internet membuat batas dan jarak menjadi tidak lagi relevan di industri game saat ini. Game berbasis multiplayer di masa lalu yang menuntut Anda untuk bertemu dengan teman, bermain bersebelahan justru jadi pemandangan yang kian jarang.

Internet membuat gamer di seluruh dunia bisa bertemu dalam satu wadah yang sama, memainkan game favorit mereka baik secara kooperatif maupun kompetitif. Walaupun demikian, harus diakui, banyak game dengan konsep ini berakhir tidak sempurna, dari ketidaksiapan server ketika rilis hingga membuatnya tidak bisa diakses oleh gamer dengan kecepatan internet di bawah standar. Jika Anda termasuk salah satu gamer yang mengantisipasi kehadiran Need for Speed reboot dari EA dan Ghost Games tahun ini, maka ia jadi kebutuhan yang tidak bisa lagi diganggu gugat.

Need for Speed reboot dipastikan akan mengusung konsep always-online, yang berarti menuntut koneksi internet stabil secara terus-menerus.
Need for Speed reboot dipastikan akan mengusung konsep always-online, yang berarti menuntut koneksi internet stabil secara terus-menerus.

Seperti fitur yang sempat mereka terapkan di Need for Speed Rivals, Ghost Games akan mengimplementasikan mode online yang sama di Need for Speed Reboot ini. Yang berarti, Anda butuh koneksi internet secara terus-menerus dan tentu saja, stabil untuk mendukung fitur ini. Akun Twitter resmi NFS mengkonfirmasikan konsep always-online ini dan menyebutnya esensial untuk mendapatkan pengalaman naratif yang lebih baik. Belum ada informasi apapun soal mode offline.

Need for Speed Reboot ini sendiri kabarnya akan dirilis pada November 2015 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah kebutuhan always-online ini membuat Anda semakin tertarik atau semakin tidak tertarik dengan NFS Reboot ini?

 

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…