Preview The Witcher 3: Sekeren yang Dibayangkan!

Reading time:
May 21, 2015
The Witcher 3 jagatplay

Entah sudah seberapa tinggi hasrat gaming gamer di seluruh dunia saat ini terhadap proyek ambisius teranyar dari CD Projekt Red – The Witcher 3: Wild Hunt. Bagaimana tidak? Terlepas dari statusnya sebagai game RPG Barat yang paling diantisipasi dengan hype yang tidak bisa lagi dibendung, CD Projekt sebenarnya bisa mendulang keuntungan dengan sangat mudah, jika mereka mau. Namun, developer asal Polandia ini justru lebih menunda rilisnya beberapa kali untuk memastikan kualitas akhir yang sepadan dengan apa yang mereka visikan. Menariknya? Alih-alih membuat pamornya turun, penundaan ini justru membuat popularitas The Witcher 3 semakin tinggi dan tidak terbendung. Setelah penantian yang begitu lama, kesempatan untuk mencicipi game ini akhirnya tiba! The Witcher 3 akhirnya dirilis ke pasaran!

Kesan Pertama

Jika ada satu hal yang bisa disimpulkan dari impresi pertama kami terhadap game ini? Ini adalah game RPG Barat yang selama ini Anda dambakan, sebuah game RPG yang memungkinkan Anda untuk berperan sebagai seorang pemburu monster professional dengan dunia indah, cerita kuat, dan karakter yang menarik.

Semua hype yang terbangun lewat trailer dan screenshot yang dirilis di sepanjang tahun terakhir ini berakhir manis, karena sungguh, The Witcher 3 sekeren yang Anda bayangkan. Secara visual, walaupun kami menjajalnya di Playstation 4, ia hadir dengan detail yang cukup untuk memanjakan mata Anda. Namun tidak hanya itu saja, CD Projekt Red pantas mendapatkan acungan dua jempol untuk integrasi elemen yang mengagumkan. Dunianya terasa begitu dinamis lewat serangkaian efek cuaca, suara, bahkan musik yang mengalun indah di belakang. Jatuh cinta di pandangan pertama? Sesuatu yang sangat bisa dimengerti.

Dari sisi gameplay, The Witcher 3: Wild Hunt bisa disimpulkan jauh lebih bisa dinikmati daripada The Witcher 2, setidaknya dari animasi gerakan yang kini terasa lebih halus. Namun bukan berarti, identitas yang melekat pada franchise ini menghilang begitu saja. Pertempuran tidak bisa diselesaikan dengan hanya sekedar menyerang membabi buta, tetapi juga butuh strategi dan implementasi magic yang tepat. Dunia super luas yang terdiri dari beberapa region akan cukup untuk membuat Anda sibuk dan “melupakan” hidup untuk sementara waktu. Menariknya lagi? Sebagian besar side-quest yang ada dibangun sangat solid, dengan dukungan voice acts, cerita, dan plot twist yang membuatnya terus menarik. Jika ada standar tertinggi untuk sebuah game yang menjadikan fiksi fantasi sebagai tema, maka The Witcher 3 bisa dibilang, kini tampil sebagai raja.

Impresi awal kian menguatkan bahwa jelas ini akan menjadi salah satu kandidat game terbaik di tahun 2015 ini dengan daya tarik yang akan sulit untuk ditundukkan begitu saja. Salah satu kelemahan yang kami rasakan saat ini hanya sistem kontrol yang terkadang masih membingungkan, terutama ketika Anda berusaha mengakses dua objek yang saling berdekatan satu sama lain.

Entah berapa waktu yang akan kami habiskan untuk menikmati game ini, namun yang pasti, kami akan menikmati setiap darinya. Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, izinkan kami melemparkan segudang screenshot di bawah ini untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran soal apa itu The Witcher 3. We love it!

PS: Klik Gambar untuk Memperbesar!

The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay The Witcher 3 jagatplay
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…

PlayStation

November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…
November 10, 2022 - 0

Review Call of Duty – Modern Warfare II (Multiplayer): Seru yang Serupa!

Apa yang ditawarkan oleh mode multiplayer Call of Duty: Modern…
November 8, 2022 - 0

Wawancara dengan Eric Williams (God of War Ragnarok)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Game Director God of War Ragnarok…
November 3, 2022 - 0

Review God of War Ragnarok: Mitologi Penuh Aksi, Mitologi Penuh Hati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh God of War Ragnarok ini?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…