20 Game Paling Menarik Perhatian di E3 2015!

Reading time:
June 18, 2015
20-Game-Paling-Menarik-Perhatian-di-E3-2015

E3 2015 telah berakhir, namun seperti kebiasaan setiap tahun, ia meninggalkan begitu banyak game yang tumbuh menjadi sebuah sumber harapan yang baru bagi gamer. Lewat delapan buah presentasi utama dari Bethesda, Microsoft, EA, Ubisoft, Sony, Nintendo, Square Enix, dan PC Gaming Show – E3 2015 bisa disimpulkan sebagai salah satu event E3 “termanis” di sepanjang sejarah. Bagi beberapa gamer, ia seperti sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Bagaimana tidak? Terlepas dari ekspektasi yang terhitung rendah, event 2 hari ini ternyata menawarkan begitu banyak hal baru – dari pengumuman game yang selama ini sudah masuk ke dalam batas “lelucon” hingga pengumuman fitur tambahan yang tidak pernah terprediksi sebelumnya. Sebuah momen yang tentu membahagiakan kita sebagai gamer.

Namun seperti event-event sejenisnya, momen seperti ini selalu ditutup dengan usaha untuk menentukan siapa yang berhak menyandang predikat sebagai yang terbaik maupun terburuk, bergantung pada kualitas presentasi, hype, dan game-game yang mereka perkenalkan. Sejauh ini, semua gamer tampaknya setuju bahwa Nintendo tampaknya gagal untuk tampil maksimal tahun ini. Berbeda dengan event E3 2014 mereka yang penuh dengan kejutan dan game-game keren, mereka kali ini justru melakukan banyak hal yang mengundang kekecewaan. Sementara yang terbaik, kejutan Final Fantasy VII dari Sony tampaknya bersaing ketat dengan pengumuman fitur Backward Compatibility Xbox One dari Microsoft.

Terlepas dari persaingan tersebut, kita tampaknya mengarah pada satu kesimpulan yang sama – bahwa ia menjadi momen yang indah bagi gamer sebagai kesatuan – bahwa ada kegairahan industri game untuk kembali “bermain” di pasar konsol dan PC setelah daya tarik pasar mobile yang tampaknya semakin mengancam. Lantas, dari semua game-game yang diperlihatkan di ajang E3 2015 kemarin, game-game apa saja yang berhasil menarik perhatian? Berikut adalah versi JagatPlay:

  1. Ghost Recon: Wildlands

ghost recon wildlands

Agak sedikit mengkhawatirkan memang, melihat bahwa terlepas dari begitu banyak franchise yang bisa mereka eksploitasi, Ubisoft tampaknya tengah jatuh hati pada dua konsep utama yang mendorong hampir semua game yang ia perkenalkan – open world dan multiplayer. Tidak percaya? Lihat saja game yang berusaha mereka dorong keluar, seperti The Crew, The Division, Rainbow Six: Siege, dan For Honor – yang kesemuanya merupakan game multiplayer. Tidak berhenti sampai di sana, game terakhir dalam event mereka yang biasanya diasosiasikan sebagai primadona dari keseluruhan event – Ghost Recon: Wildlands juga menawarkan daya tarik yang sama. Namun untuk nama yang terakhir ini, daya tariknya memang cukup menarik sebagai impresi pertama. Sebuah game multiplayer kooperatif dengan visualisasi memesona, dengan kebebasan untuk menempuh misi dengan cara apapun yang Anda inginkan.

  1. Eitr

eitr

Game-game terbaik di E3 2015 ini bukan hanya mengakar dari game-game yang berasal dari developer ataupun publisher raksasa. Tidak sedikit game indie, seperti racikan Devolver Digital yang satu ini. Mengambil nama Eitr dengan visualisasi berbasis piksel yang kentara, ia menggabungkan pesona Diablo dan Dark Souls dalam ruang yang sama. Kerennya lagi? Anda juga akan diperkuat dengan beragam varian serangan, desain karakter, dan desain musuh yang terlihat begitu manis. Eitr sendiri rencananya akan meluncur pada tahun 2016 mendatang, dengan latar belakang mitologi Norse sebagai plot utama.

  1. Just Cause 3

just cause 3 new8

Sebuah pengalaman game open world yang gila, inilah yang Anda harapkan ketika mendengar nama “Just Cause” dari Avalanche Studios dan Square Enix setiap kali ia disebut. Beruntungnya? Bagi Anda yang berharap bahwa sensasi yang sama akan tetap dipertahankan di seri selanjutnya – Just Cause 3, Avalanche seolah hendak meyakinkan bahwa sama sekali tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Dan mereka melakukan tugas tersebut dengan sangat baik di event E3 2015 kemarin. Memperlihatkan demo gameplay perdana, ledakan penuh ledakan dengan aksi yang gila via semua gadget yang dimiliki Rico langsung akan membuat para penggemar merasa tenang. Ini adalah Just Cause yang Anda kenal, dengan sensasi dan sumber kesenangan yang tampaknya kian disempurnakan.

  1. SMT x Fire Emblem

smt x fe1

Presentasi Digital Event milik Nintendo untuk tahun ini memang harus diakui, sangat mengecewakan. Terlalu banyak membicarakan Mario, terlalu banyak berfokus pada Amiibo, mereka seolah salah memilih game-game apa saja yang seharusnya menjadi fokus. Tidak ada pembicaraan soal Devil’s Third ataupun Fatal Frame versi Barat sama sekali. Namun bukan berarti, tidak ada yang pantas untuk dijadikan sebagai fokus perhatian. Selain tanggal rilis Xenoblade Chronicles X versi Barat yang dipastikan, salah satu proyek lain yang membuat kami jatuh hati adalah SMT x Fire Emblemn. Visualisasi ciamik,penuh warna, dengan cita rasa yang “Jepang Banget”, ia menjadi salah satu produk impian yang pantas untuk diantisipasi.

  1. Dishonored 2

dishonored 2

Terkadang, developer tidak perlu berjuang setengah mati untuk memperlihatkan gameplay di ajang sebesar E3 2015 untuk bisa menarik perhatian. Mereka hanya butuh mengeksploitasi sedikit elemen kejutan dan memperkenalkannya lewat trailer sinematik yang memesona. Hal inilah yang berhasil dicapai Arkane Studios via Dishonored 2. Lewat trailer sinematik perdana yang pantas untuk diacungi jempol, lewat aksi dan visualisasi atmosfer Steampunk yang masih mengalir kuat, detail bahwa Anda akan bisa memainkan dua karakter saja sudah cukup untuk membuat gamer berteriak kegirangan. Ia langsung menempatkan diri sebagai salah satu game yang pantas untuk diantisipasi.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…