EA Siap Tunda Star Wars: Battlefront Jika Bermasalah

Reading time:
June 26, 2015
sw battlefront

Hype yang mengitari setiap game yang keluar dari tangan dingin EA memang secara konsisten selalu tinggi, walaupun harus diakui, tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas yang ditawarkan. Tidak sedikit game-game “raksasa” EA yang justru mengalami masalah di saat rilis, dari Battlefield 4, Sim City, dan The Sims 4 di masa lalu yang berujung pada kerugian konsumen. Hal yang tampaknya berusaha dibenahi oleh EA selama beberapa waktu terakhir ini. Mengikuti rilis Battlefield Hardline yang minim masalah, mereka juga menegaskan komitmen yang sama untuk proyek yang mereka yang begitu diantisipasi – Star Wars Battlefront.

Tampil memukau di ajang E3 2015 kemarin, Star Wars Battlefront memang sudah terlihat sebagai produk yang “matang”, baik dari sisi visual, konsep keseluruhan, maupun gameplay. Namun COO EA – Peter Moore kembali menegaskan komitmen mereka untuk merilis sebuah produk yang kualitasnya memang sesuai yang DICE visikan selama ini.

Menegaskan komitmen pada kualitas, EA mengaku tidak segan menunda rilis Star Wars: Battlefront jika memang dibutuhkan.
Menegaskan komitmen pada kualitas, EA mengaku tidak segan menunda rilis Star Wars: Battlefront jika memang dibutuhkan.

Jika memang bermasalah, Moore menyebut bahwa EA tidak akan segan untuk menunda rilis game ini lebih jauh. Walaupun secara bisnis langkah seperti ini merugikan, namun ia menyebut – bahwa kebijakan ini adalah sesuatu yang pantas demi kepuasan gamer sendiri. Tapi Moore juga menyebut bahwa kemungkinan hal ini bisa terjadi sangat kecil karena proses pengembangan yang sejauh ini berjalan baik. Mereka bahkan sudah bisa memastikan mode multiplayer dengan 40 orang berjalan lancar.

Star Wars: Battlefront sendiri rencananya akan meluncur pada 20 November 2015 mendatang, untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Akankah game ini ditunda menjelang rilis, apalagi di tengah gempuran gamer yang mungkin masih berfokus di Fallout 4 yang dirilis 10 hari lebih cepat? Kita tunggu saja.

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…