Sony Pastikan Terlibat Dalam Shenmue 3

Reading time:
June 17, 2015
shenmue 31

Event press-con Sony di ajang E3 2015 kemarin memang bisa dibilang, terasa seperti mimpi menjadi kenyataan. Bayangkan saja – dua buah “lelucon” terbesar industri game – yang selama ini selalu dijadikan sebagai bahan bercanda para gamer karena probabilitasnya yang sangat kecil – Final Fantasy VII Remake dan Shenmue 3 berakhir menjadi nyata! Keduanya benar-benar masuk ke dalam proses produksi dan berusaha direalisasikan menjadi sebuah game nyata di masa depan, sebuah kejutan yang tidak pernah bisa kita prediksi sebelumnya. Namun ada satu kejanggalan yang membuat banyak gamer bertanya-tanya soal eksistensi Shenmue 3.

Bagaimana tidak? Terlepas dari kemunculan perdananya di panggung Sony yang membuat banyak gamer berteriak histeris, Shenmue 3 adalah sebuah proyek Kickstater – yang berarti mengandalkan dana dari gamer untuk bisa direalisasikan. Lantas, mengapa ia muncul di event Sony? Apakah Sony sekedar mengekor popularitas proyek ini? Mengapa Sony berusaha “mencuri” perhatian untuk sebuah game yang tidak mereka danai? Terlepas dari rasa lega dan senang bahwa Shenmue 3 akhirnya akan muncul di industri game, posisi Sony dipertanyakan dan bahkan mendapatkan cibiran yang cukup keras. Namun, kebenaran akhirnya terungkap.

Seperti yang bisa diprediksi, target USD 2 juta yang dipatok untuk Shenmue 3 ini langsung terpenuhi hanya dalam 9 jam saja – menjadikannya sebagai proyek video game dengan pendanaan tercepat, melewati rekor Bloodstained – game “suksesor” Castlevania dari Igarashi sebelumnya. Satu yang menarik, terlepas dari persaingan keduanya, proyek Kickstarter keduanya ternyata punya satu tujuan yang sama – menyakinkan publisher bahwa mereka yang tengah mereka kembangkan memang punya potensi secara penjualan. Bloodstained berada di bawah bendera raksasa Deep Silver, sementara Shenmue 3 ternyata berada di bawah bendera Sony.

Seperti halnya Bloodstained dan Deep Silver, proyek Kickstarter Shenmue 3 juga dijadikan sebagai ajang bukti animo gamer untuk Sony.
Seperti halnya Bloodstained dan Deep Silver, proyek Kickstarter Shenmue 3 juga dijadikan sebagai ajang bukti animo gamer untuk Sony.

Secara rasional, USD 2 juta memang tidak cukup untuk mengembangkan sebuah seri Shenmue, apalagi mengingat seri pertamanya saja sudah menelan biaya lebih dari USD 47 juta di masa lalu. Ternyata, memang ia hanya sekedar proyek uji coba pasar untuk melihat animo yang ada, sebuah strategi yang ditempuh Sony untuk meyakinkan para investor bahwa Shenmue 3 memang pantas mendapatkan pendanaan besar, prioritas,  dan dukungan teknis dengan potensi penjualan yang besar. Dengan target yang sudah terlampaui, bisa dibilang bahwa posisi Shenmue 3 kini sudah terhitung aman. Hal ini dikonfirmasikan oleh petinggi Sony sendiri – Gio Corsi.  Inilah cara “voting” baru.

Bloodstaine dan Shenmue 3 mungkin menjadi dua game  pertama yang menempuh strategi seperti ini, meminta gamer melakukan voting dengan uang mereka sendiri untuk memastikan sebuah proyek didukung oleh publisher – yang tentu saja bertindak seperti layaknya bisnis, tidak akan mau menempuh resiko tanpa hasil yang jelas. Ini adalah awal dan inovasi yang menarik setidaknya untuk kita perhatikan, jika banyak developer klasik yang berusaha menghidupkan franchise klasik mereka dengan cara yang sama. Shenmue 3 sendiri sekarang sudah menyentuh angka USD 2,9 juta. Ia rencananya akan dirilis untuk Playstation 4 dan PC.

Welcome back, Shenmue.. Meanwhile, enjoy the best reaction we’ve ever seen on Final Fantasy VII Remake and Shenmue 3 reveal:

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

March 29, 2023 - 0

Review Resident Evil 4 Remake: Mengulang Sebuah Keajaiban!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Resident Evil 4 Remake ini?…
March 15, 2023 - 0

Review Resident Evil Village (VR): Panik? Panik Lah!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Resident Evil Village dalam mode…
February 28, 2023 - 0

Wawancara dengan Naoki Yoshida (Final Fantasy XVI)!

Kami berkesempatan untuk mewawancarai otak Final Fantasy XVI - Naoki…
February 28, 2023 - 0

Impresi Final Fantasy XVI: Langsung Kandidat Game of the Year 2023!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Final Fantasy XVI? Mengapa kami…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…