Valve Berhasil Jual Habis Gelombang Pertama Steam Machine

Reading time:
June 30, 2015

 

steam os1

Secara rasional, jika melihat spesifikasi dan harga yang ditawarkan, hampir sebagian besar gamer PC tampaknya setuju satu hal – bahwa sebagian besar varian Steam Machine dari pengembang pihak ketiga berada di tingkat harga yang terlalu mahal. Akan jauh lebih murah untuk “membangun” Steam Machine Anda sendiri – yang notabene hanya merupakan sebuah PC dengan sistem operasi SteamOS yang bahkan mampu menawarkan performa lebih. Namun ternyata, logika kita ternyata bertolak belakang dengan apa yang terjadi di pasar. Valve baru saja mengumumkan telah berhasil menjual ludes Steam Machine gelombang pertama.

Daya tarik untuk mendapatkannya lebih cepat membuat gelombang pertama ini hadir dengan daya tarik tersendiri. Gamer yang sudah melakukan pre-order akan mendapatkan perangkat keras ini di 16 Oktober 2015 mendatang. Sementara gamer yang melewatkan kesempatan ini baru akan bisa membelinya 10 November 2015 nanti. Terlepas dari rasa pesimis yang mengitari, terutama dari masalah harga, Valve baru saja mengumumkan berita gembira. Mereka berhasil menjual habis semua produk perangkat keras mereka – Steam Machine, Steam Link, dan Steam Controller untuk gelombang pertama ini. Steam Machine “pertama” ini sendiri berasal dari Alienware.

Valve berhasil menjual
Valve berhasil menjual “bersih” Steam Machine, Steam Link, dan Steam Controller gelombang pertamanya.

Walaupun demikian, Valve masih membuka halaman pre-order tiga serangkai perangkat keras andalan mereka ini untuk pengiriman gelombang selanjutnya. Steam Machine Alienware ini sendiri dibuka dengan harga USD 480, Steam Controller di USD 50, serta Steam Link juga di harga USD 50. Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik untuk memiliki salah satu Steam hardware ini ketika dirilis resmi November mendatang?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…