Tekken 7 Berkolaborasi dengan The Idolmaster

Reading time:
July 20, 2015

Kolaborasi antara dua franchise raksasa, apalagi di industri game bukanlah sesuatu yang baru, terutama di genre fighting. Developer sekelas Capcom, bahkan berhasil melahirkan banyak proyek crossover, seperti dengan Marvel, misalnya. Tidak selalu berakhir menjadi game crossover, tidak sedikit kerjasama seperti ini yang berakhir sekedar untuk kepentingan kosmetik, seperti yang diperlihatkan Dead or Alive 5: Last Round dan Senran Kagura, misalnya. Namun dari semua kombinasi yang mungkin terjadi, ini mungkin salah satu yang meleset dari prediksi banyak gamer.

Anda selalu bisa mengandalkan Katsuhiro Harada untuk beragam konten dan kebijakan “aneh” yang tetap akan berlanjut, terlepas dari kritik para gamer yang ada. Tidak main-main, ia bahkan siap meleburkan game “idol” populer – The Idolmaster dengan game fighting serius andalannya – Tekken 7. Lewat sebuah teaser sederhana, ia memperlihatkan kostum idol Miki, Yayoi, Yukiho, Takane, Haruka, Chihaya, Iori, dan Hibiki yang digunakan beragam karakter wanita Tekken 7, termasuk Lucky Chloe dan Kazumi Mishima. Sayangnya, terlepas dari kemunculan Paul di awal teaser, Bandai Namco mengkonfirmasikan bahwa kostum Idolmaster tidak akan bisa ia kenakan.

Tekken 7 idolmaster (1) Tekken 7 idolmaster (2) Tekken 7 idolmaster (3) Tekken 7 idolmaster (4) Tekken 7 idolmaster (5) Tekken 7 idolmaster (6) Tekken 7 idolmaster (7) Tekken 7 idolmaster (8) Tekken 7 idolmaster (9) Tekken 7 idolmaster (10)

Tekken 7 sendiri baru tersedia dalam format arcade. Terlepas dari konfirmasi rilis untuk versi Playstation 4 dan PC, Bandai Namco sendiri belum menetapkan tanggal rilis sama sekali untuk kedua platform tersebut. We need the kawai Paul Phoenix version, Bandai Namco!

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…