10 Peraturan Tidak Tertulis Gamer!

Reading time:
August 10, 2015
feat-image

Bagi seorang gamer, video game adalah sebuah prioritas. Ia memang tidak akan menghalangi gamer untuk berfungsi secara penuh sebagai manusia dan bagian dari masyarakat, namun video game tetap akan jadi kegiatan yang selalu difavoritkan setiap kali kita memiliki waktu luang untuk sedikit bersantai atau “kemewahan” untuk tidak melakukan apapun. Tidak mengherankan pula jika dedikasi seperti ini menghasilkan basis fans yang kuat, kelompok penuh dedikasi yang berjuang mati-matian untuk memenuhi rasa penasaran mereka, apalagi setiap kali sebuah game baru yang populer keluar di pasaran. Gamer mulai tumbuh sebagai sebuah komunitas yang solid.

Maka seperti komunitas pada umumnya, gamer juga banyak “kode etik” yang perlu dipatuhi untuk memastikan kenyamanan bersama. Walaupun tidak pernah ada hukum tertulis untuk mengatur hubungan antar manusia sebagai gamer, namun mereka yang sudah lama malang melintang di industri ini cukup tahu apa yang seharusnya dan tidak seharusnya dilakukan ketika gaming, terlepas dari fakta Anda bermain solo atau bermain multiplayer secara offline-online. Aturan tidak tertulis yang tidak hanya mengakar bagi mereka yang menyediakan ruang, tetapi juga mereka yang sekedar nimbrung untuk menikmati game bersama-sama.

Lantas, dari semua peraturan tidak tertulis gamer, mana saja yang pantas untuk diperhatikan? Berikut adalah versi JagatPlay:

  1. Tuan Rumah = Player 1

mario luigi

 

Ini mungkin menjadi salah satu peraturan tidak tertulis paling dasar yang pasti diamini oleh setiap gamer yang pernah mencicipi game multiplayer offline, terlepas dari genre apapun yang mereka pilih, dari racing, fighting, hingga platformer kooperatif. Peraturannya jelas, bahwa tuan rumah atau siapapun yang memiliki si sistem utama, berhak atas kontroler Player 1 – yang biasanya diasosiasikan sebagai kontroler terbaik yang ia miliki. Gamer yang sekedar “numpang” atau diajak untuk bermain bersama tidak punya kemampuan untuk voting dan meminta hak istimewa tersebut. Anda harus pasrah menerima fakta bahwa Anda akan mendapatkan kontroler yang lebih buruk atau bahkan cacat teknis. Satu-satunya solusi? Membawa kontroler Anda sendiri dari rumah.

  1. Aturan Pinjam-Meminjam

sony borrow

Memiliki teman yang punya hobi sama tentu memberikan keuntungan tersendiri. Tidak hanya Anda punya lebih banyak bahan pembicaraan atau kesempatan untuk meminta dan berbagi strategi permainan, Anda bisa meminjam game-game teman lain yang mungkin punya library lebih padat. Walaupun demikian, seperti halnya proses pinjam-meminjam barang yang lain, ada etika di sini yang seharusnya dijalankan untuk memastikan kedua pihak berada di posisi yang nyaman. Pertama, hanya meminjam game-game yang memang sudah diselesaikan oleh sang pemilik. Kedua, tidak meminjam dalam periode waktu yang terlalu lama walaupun sang pemilik sudah menyelesaikan game tersebut. Membicarakan waktu pinjam sangat direkomendasikan. Yang ketiga dan terakhir? Memperlakukannya seperti disc game Anda sendiri. Tempatkan di tempat yang minim bahaya, perlakukan disc dengan hati-hati, dan pastikan ia tidak sampai tergores dan tetap tersimpan rapi di kotaknya.

  1. Prioritas untuk Player dengan Health Minim

tmnt 3

 

Walaupun kian sulit untuk menemukan game-game platformer atau action yang mendukung offline multiplayer saat ini, peraturan ini masih mengakar kuat di dalam diri gamer, terutama mereka yang sempat hidup dengan platform di beberapa generasi awal. Dengan misi kooperatif sebagai kunci, hampir mustahil rasanya jika rasa egois dan keinginan untuk menang sendiri akan memberikan kontribusi positif apapun pada hal tersebut. Sebagai gantinya, adalah komunikasi tanpa kata-kata yang terjalin di antara gamer yang berjuang untuk menjalankan misi tersebut. Loot apapun adalah rebutan, senjata, armor, hingga kesempatan utnuk mendapatkan serangan spesial diperebutkan secara adil. Namun untuk masalah health atau 1up, peraturannya hanya satu – gamer yang membutuhkan lah yang pantas untuk mendapatkan prioritas. Jika nyawa Anda penuh dan Anda begitu serakah untuk mengambilnya? Tali pertemanan Anda bisa saja tercederai saat itu juga, dengan penuh argumen-argumen keras.

  1. Selalu Ambil Jalan Satunya Lagi

vesperia

Apa yang membuat video game menarik dan menantang? Bahwa terlepas dari fakta perjalanan Anda selalu soal bergerak dari titik A ke titik B, Anda selalu akan berhadapan dengan jalur alternatif, apalagi jika Anda memainkan game-game RPG. Menjadi sebuah peraturan tidak tertulis bahwa Anda harus selalu mengambil jalan yang berbeda dengan jalan utama, apapun konsekuensinya! Probabilitas bahwa Anda mungkin saja melewatkan sebuah item, equipment, boss, atau bahkan sekedar cut-scene ekstra menjadi mimpi buruk yang terus berusaha dihindari oleh gamer RPG manapun, membuat langkah eksplorasi seperti ini menjadi sesuatu yang rasional. Maka jangan heran jika Anda melihat gamer membuat karakternya menyusuri kembali jalan yang sudah dilewati, mengambil jalan berbeda, walaupun jelas-jelas bahwa jalan yang sempat ia pilih memang sudah benar adanya. Eksplorasi menjadi prioritas, baru jalan cerita utama.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…
November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…