Denuvo Runtuh – Battlefield Hardline Juga Dibajak!

Reading time:
August 13, 2015
denuvo

Denuvo, siapa yang mengira bahwa satu nama dengan enam huruf ini sempat membuat gempar dunia “pembajakan”. Bagaimana tidak? Terlepas dari rasa pesimis bahwa ia akan mampu tampil sebagai sistem keamanan yang mumpuni, Denuvo ternyata berakhir efektif. Game yang menjadikannya sebagai benteng pertahanan berhasil tidak dibajak untuk waktu yang cukup lama.  Salah satunya – Lords of the Fallen bahkan menyentuh lebih dari 272 hari hingga versi bajakannya dirilis di dunia maya. Namun semua berubah ketika CPY menyerang.

CPY kembali berulah. Setelah merilis versi bajakan Lords of the Fallen dan Batman: Arkham Knight dalam jangka waktu yang super cepat, mereka juga akhirnya berhasil menundukkan game FPS racikan EA dan Visceral Games – Battlefield Hardline.

Battlefield Hardline - game terakhir yang menggunakan Denuvo juga akhirnya dibobol oleh CPY. Versi bajakannya sudah beredar luas di dunia maya.
Battlefield Hardline – game terakhir yang menggunakan Denuvo juga akhirnya dibobol oleh CPY. Versi bajakannya sudah beredar luas di dunia maya.

Game ini tiba-tiba meluncur di beragam situs unduhan game bajakan, terkonfirmasi legit, dan menuntut data hingga lebih dari 40 GB-an. Langkah ini juga secara resmi membuat posisi Denuvo tidak lagi berarti di industri game saat ini. Mengapa? Karena semua game yang tercatat menggunakan sistem mereka sudah dibobol tak tersisa. Denuvo sudah runtuh, setidaknya sampai mereka memperkenalkan sistem keamanan yang baru di masa depan. CPY sendiri juga tidak pernah membuka kepada publik metode efektif yang mereka lakukan dengan sistem anti-tampering ini.

Dengan dibajaknya Battlefield Hardline, maka berakhirnya pula era Denuvo. Belum jelas apakah game baru akan dirilis yang akan menggunakan jasa mereka akan berubah pikiran atau tidak dengan perkembangan seperti yang terjadi saat ini. Mmm..goodbye Denuvo?

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…