Mighty No.9 Ditunda ke Tahun Depan

Reading time:
August 6, 2015
mighty no 9

Keiji Inafune, nama yang satu ini seharusnya merepesentasikan ide dan kualitas produk game Jepang terbaik di masa lalu – seperti Megaman, misalnya. Namun apa yang ia dan studio developer yang ia bangun – Comcept selama beberapa minggu terakhir ini justru memperlihatkan hal yang sebaliknya, bahkan cenderung mencurigakan. Mulai dari pengumuman tiba-tiba tentang kerjasama dengan perusahaan asal Cina – Fuze yang akan mendanai Red Ash secara penuh ketika hampir mustahil mencapai target di Kickstarter, hingga status pengembangan Mighty No.9 yang tidak jelas. Untuk nama yang terakhir ini bahkan lebih buruk. Mendekati rilis awal yang direncanakan, Comcept memutuskan untuk menunda rilisnya.

Pengumuman ini tentu tidak kalah menjengkelkan. Mengapa? Karena terlepas dari rumor yang sudah beredar cukup lama, Comcept secara resmi membantah bahwa mereka akan menunda rilis Mighty No.9 minggu lalu. Informasi yang tentu saja dipegang gamer, terutama para donaturnya di Kickstarter, sebagai sebuah kebenaran. Namun di Gamescom 2015, tiba-tiba mereka mengkonfirmasikan hal yang sebaliknya, sebuah langkah yang tidak konsisten. Benar sekali, Mighty No.9 akan ditunda. Game ini sekarang akan tiba di kuartal pertama tahun 2016 mendatang dengan tanpa tanggal rilis pasti.

Sempat membantah akan menunda rilis Mighty No.9 minggu lalu, Comcept tiba-tiba mengumumkan penundaan rilis tersebut di Gamescom 2015. Sempat direncanakan meluncur September 2015, game ini kini akan dirilis pada kuartal pertama tahun 2016 mendatang.
Sempat membantah akan menunda rilis Mighty No.9 minggu lalu, Comcept tiba-tiba mengumumkan penundaan rilis tersebut di Gamescom 2015. Sempat direncanakan meluncur September 2015, game ini kini akan dirilis pada kuartal pertama tahun 2016 mendatang.

Comcept sendiri mengklaim bahwa konten utama Mighty No.9 sebenarnya sudah rampung. Mereka butuh waktu ekstra ini untuk menghancurkan bug dan menyelesaikan beragam masalah teknis yang ada, terutama dari sisi fitur online yang akan diusung oleh game ini. Comcept merasa bahwa semua masalah ini akan berpengaruh pada kenikmatan bermain gamer sehingga keputusan ini harus diambil. Ia tetap akan dirilis untuk Playstation 4, Xbox One, Nintendo Wii U, Playstation 3, Xbox 360, PS Vita, Nintendo 3DS, dan tentu saja – PC.

Oh Inafune.. this is getting suspicious..

Load Comments

PC Games

August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…