Nintendo Akui Tertarik Dengan Film Adaptasi Game

Reading time:
August 24, 2015
shigeru-miyamoto

Film adaptasi game, sebuah momok tersendiri di mata gamer. Keinginan untuk memperluas pangsa pasar yang dilakukan para publisher memang terdengar menarik di atas kertas, namun berujung begitu buruk ketika tiba di dunia nyata. Ada begitu banyak film adaptasi game yang berujung malapetaka di pasaran, hanya karena sikap Hollywood yang tanpa beban menginterpretasi konsep yang ada, melenceng jauh dari daya tarik versi video gamenya. Walaupun demikian, industri game tidak kapok dan justru mati-matian berusaha masuk ke dalam industri hiburan dengan pusaran uang yang masif ini. Mengikuti langkah Square Enix, EA, dan Ubisoft, tidak tertutup kemungkinan di masa depan, Nintendo juga akan melakukan hal yang sama.

Hal inilah yang diungkapkan oleh tokoh ikonik Nintendo – Shigeru Miyamoto dalam wawancaranya dengan Fortune. Miyamoto menyebut bahwa sikap anti film adaptasi game dari industri Jepang perlahan namun pasti, mulai berubah. Ia melihat bahwa peran Nintendo sebagai sebuah perusahaan yang berfokus pada industri hiburan sebenarnya bisa memfasilitasi hal tersebut, terlepas dari fakta bahwa game dan film adalah dua media dengan daya tarik yang berbeda. Walaupun belum bisa memberikan kepastian apapun, namun Miyamoto mengaku bahwa film adalah hal potensial yang akan dilirik Nintendo di masa depan.

Nintendo secara terbuka mengungkapkan ketertarikan mereka untuk kembali menjajal film adaptasi game di masa depan.
Nintendo secara terbuka mengungkapkan ketertarikan mereka untuk kembali menjajal film adaptasi game di masa depan.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Jika memang apa yang di-visi-kan oleh Miyamoto ini menjadi kenyataan, game Nintendo apa yang paling ingin Anda lihat menuju ke layar lebar? Atau Anda termasuk gamer yang pesimis dan melihat bahwa ini akan tetap berakhir menjadi malapetaka?

Source: Fortune

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…