Menjajal Demo Pro Evolution Soccer 2016: Siap Bersaing!

Reading time:
August 24, 2015

Gameplay yang Tak Banyak Berubah

Sementara dari sisi gameplay, tidak banyak berbeda.
Sementara dari sisi gameplay, tidak banyak berbeda.

Sementara dari sisi gameplay? Anda tentu tidak bisa mengantisipasi banyak hal yang berubah dari sebuah game sepakbola, yang tentu saja, masih berkutat pada usaha 11 orang di masing-masing tim untuk menyarangkan bola ke gawang tim lawannya. Anda masih akan diberi kesempatan untuk mengatur strategi permainan, dari pemain, formasi, hingga beragam taktik penuh detail yang tidak banyak berbeda dengan seri-seri sebelumnya. Walaupun demikian, bukan berarti game ini tidak menawarkan perbaikan sama sekali di sisi gameplay.

Ada dua hal yang membuat PES 2016 terasa lebih nyaman untuk dinikmati. Pertama adalah animasi yang lebih halus dan kaya.
Ada dua hal yang membuat PES 2016 terasa lebih nyaman untuk dinikmati. Pertama adalah animasi yang lebih halus dan kaya.
Kedua - adalah AI teman yang kini lebih adaptif terhadap pergerakan umpan pendek Anda.
Kedua – adalah AI teman yang kini lebih adaptif terhadap pergerakan umpan pendek Anda.

Ada dua hal yang paling menyita perhatian kami dan seharusnya sudah dirasakan oleh para penggemar PES sejak pertandingan pertama mereka digelar di versi demo ini. Pertama adalah animasi gerak pemain yang terasa jauh lebih halus dan akurat. Pergerakan bola menjadi lebih mudah dikendalikan, dan minim kesalahan hanya karena mereka tidak bergerak dalam animasi lari, putar badan, atau sekedar gocek yang Anda butuhkan. Kedua dan yang paling signifikan? AI teman satu tim yang kini jauh lebih responsif pada datangnya bola. Hasilnya? Umpan-umpan bola pendek kini jauh lebih bisa diandalkan ketika membangun serangan. Anda akan sangat jarang bertemu dengan teman satu tim yang hanya berdiri terdiam ketika bola datang, yang seringkali berakhir dengan bola direbut oleh pemain tim musuh yang berdiri di antara gerak bola tersebut. Flow pertandingan terasa lebih dinamis.

Sementara dari sisi strategi, tidak ada perubahan yang pantas untuk dibicarakan.
Sementara dari sisi strategi, tidak ada perubahan yang pantas untuk dibicarakan.

Namun di luar itu, tidak banyak yang berubah di PES 2016, setidaknya yang kami rasakan via versi demo ini. Ia masihlah game simulasi sepakbola yang selama ini Anda kenal, dengan kompleksitas strategi dan beragam gaya permainan yang bisa diimplementasikan.

Siap Bersaing!

Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150821170401
Jadi apa yang bisa disimpulkan dari sesi demo PES 2016 yang kami cicipi ini? Satu yang pasti, ia menjadi proyek game sepakbola yang pantas untuk diantisipasi, dengan nilai jual yang semakin kuat dan tampaknya sudah cukup menggoda untuk menundukkan FIFA di beberapa negara penggemar sepakbola dunia.

Jadi apa yang bisa disimpulkan dari sesi demo PES 2016 yang kami cicipi ini? Satu yang pasti, ia menjadi proyek game sepakbola yang pantas untuk diantisipasi, dengan nilai jual yang semakin kuat dan tampaknya sudah cukup menggoda untuk menundukkan FIFA di beberapa negara penggemar sepakbola dunia. Secara visual ia mengalami perbaikan  yang cukup signifikan, walaupun masih harus diakui, ia  masih terlihat sedikit tanggung untuk menawarkan atmosfer pertandingan yang lebih hidup dan mampu menyamai FIFA. Walaupun demikian, dari model pemain dan tekstur penonton yang naik cukup jauh, Konami terlihat mulai bisa mengimplementasikan Fox Engine dengan jauh lebih efektif. Bagian terbaik dari demo ini tentu saja menikmati selebrasi gol milik Totti yang tidak hanya unik dan terasa begitu spektakular, tetapi juga menegaskan usaha PES 2016 itu sendiri untuk unggul dari sisi presentasi. Sisi gameplay tak banyak berubah, namun AI tim yang lebih adaptif dan animasi gerak yang lebih sempurna menjadi bagian yang begitu potensial.

Walaupun demikian, ada beberapa hal yang tidak bisa tertangkap dari versi demo ini. Kami sendiri masih belum tahu seberapa “hidup” para komentator baru yang ditawarkan Konami dan seberapa efektif mereka akan mampu bersaing dengan atmosfer pertandingan FIFA yang boleh dibilang, masih tanpa tanding. Mereka juga berusaha menawarkan sesi replay yang lebih baik, namun masih belum terasa cukup sinematik untuk membuat Anda seolah tengah menonton sebuah siaran ulang di televisi.

Namun terlepas dari semua catatan tersebut, gameplay dan visual pertama yang ia tawarkan via demo ini memang terasa sangat solid. FIFA 16 akan punya satu lawan tangguh yang tidak akan mudah mereka tundukkan begitu saja tahun ini.

RAW Screenshot

PS: Klik Gambar untuk Memperbesar!

Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150819225111 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150819225144 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150819225221 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150819225551 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150819225637 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150819230449 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150820183037 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150820183628 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150820183743 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150820183955 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150820184032 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150821121814 Pro Evolution Soccer 2016 DEMO_20150821165224
Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…
June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…