Wesker Bisa Digunakan di Resident Evil Zero Remaster

Reading time:
September 1, 2015

Kesuksesan yang tidak pernah mereka prediksikan sebelumnya, ini mungkin kalimat yang tepat untuk menggambarkan apa yang terjadi antara Capcom dengan franchise survival horror andalannya – Resident Evil. Di tengah arah gerak franchise yang semakin action di setiap seri terbaru, kerinduan fans untuk mencicipi sensasi klasik terproyeksikan lewat penjualan fantastis Resident Evil HD Remaster. Kesuksesan yang juga mendorong Capcom untuk mempersiapkan Resident Evil 2 Remake dan tentu saja proyek HD Remaster lain yang pantas diantisipasi – Resident Evil Zero. Namun kali ini, ia tidak hanya sekedar menawarkan perbaikan di sisi visual saja.

Bersama dengan pengumuman Resident Evil: Origins Collection – sebuah disc fisik yang memuat kompilasi Resident Evil HD Remaster dan Resident Evil Zero Remaster dalam satu bundle untuk Playstation 4 dan Xbox One, Capcom juga memperkenalkan mode baru untuk proyek terbaru tersebut.

RE Zero Remaster juga akan memuat sebuah mode baru bernama “Wesker Mode” – dimana seperti namanya, Anda akan bisa menggunakan karakter Wesker dengan kemampuan Uroborus-nya di sini. Sebuah trailer perdana dirilis, yang memperlihatkan sosok Wesker yang mampu berlari cepat dengan kemampuan serangan khusus. Wesker akan menggantikan posisi Billy Coen – tokoh protagonis pria utama yang seharusnya menemani sosok Rebecca Chambers.

wesker mode re zero remaster7 wesker mode re zero remaster6 wesker mode re zero remaster5 wesker mode re zero remaster4 wesker mode re zero remaster3 wesker mode re zero remaster2 wesker mode re zero remaster1 wesker mode re zero remaster

Resident Evil: Origins Collection sendiri rencananya akan meluncur di awal tahun 2016 mendatang. Sementara itu, Anda yang tidak tertarik dengan versi fisik ini tetap bisa mengunduh Resident Evil Zero Remaster secara terpisah dalam format digital di jangka waktu yang sama pula. Tertarik menggunakan Wesker?

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…