WildStar Free-to-Play Rilis di PC Akhir September

Reading time:
September 4, 2015
wildstar

Game dengan sistem free-to-play terkadang memang lebih menarik minat para gamer. Karena itu, tak heran selalu ada developer yang lebih menyukai strategi semacam ini, tentunya dengan menyisipkan microtransaction di dalamnya.

Melihat potensi tersebut, game MMORPG untuk PC garapan Carbine Studios, WildStar, dipastikan akan mengubah konsep bisnisnya menjadi free-to-play. Pihak developer yang timnya merupakan mantan karyawan Blizzard Entertainment ini menyebut tanggal 29 September 2015 sebagai awal dimulainya WildStar free-to-play.

“Gamer yang baru memainkan game ini akan menikmati pengalaman yang menakjubkan, dimana gamer yang sudah veteran akan diberikan penghargaan atas loyalitasnya. Mereka yang masih memiliki status langganan aktif juga akan mendapatkan item eksklusif,” ujar pihak perusahaan.

wildstar2
Wildstar akan meluncur dalam bentuk F2P akhir September nanti.

Tahap kedua untuk closed beta dari WildStar free-to-play sendiri sudah dimulai sejak 3 September kemarin. Carbine Studios tak lupa menjelaskan bahwa di 29 September akan ada update game besar-besaran yang membawa banyak konten baru, serta peningkatan sistem dalam game.

Di closed beta tahap kedua ini pihak perusahaan sekaligus memastikan bahwa semua aspek ekonomi (microtransaction) dari game ini sudah siap ketika WildStar free-to-play diluncurkan. “Gamer bisa mencoba in-game store dengan membeli NCoin, yakni mata uang di WildStar. Semua NCoin yang dibeli di tahap beta dan ditransfer ke karakter gamer ketika game dirilis,” kata NCSoft.

Seperti diketahui, WildStar pertama kali diluncurkan pada Juni 2014 lalu. Game ini mendapat tanggapan yang cukup positif baik dari para gamer maupun review di website gaming. Bagaimana dengan Anda yang belum pernah memainkan WildStar? Tertarik mencoba versi f2p-nya?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…