Preview FIFA 16: Sepakbola Tak Hanya Milik Pria!

Reading time:
September 25, 2015
FIFA 16 Intros

Kompetisi dalam sepakbola akan selalu menjadi pembicaraan yang menarik. Tak hanya di dunia nyata, di dunia game, setiap tahun persaingan selalu terjadi antara dua game sepakbola terbesar di industri game – FIFA besutan EA Sports dan Pro Evolution Soccer dari Konami. Keduanya saling bersaing untuk menjadi yang terfavorit dikalangan gamer. Memang beberapa tahun belakangan ini EA
Sports dengan FIFA-nya berhasil memikat hati para gamer dan berhasil memimpin dari sisi penjualan. Namun kehadiran Pro Evolution Soccer (PES) 2016 di awal September 2016 cukup menjadi ancaman. Mereka berhasil mendapatkan komentar positif dari para gamer berkat optimalisasi Fox Engine dan bebarapa perbaikan kosmetik. Demi mempertahankan tahtanya, tantangan dari Pro Evolution Soccer 2016 mereka sambut dengan seri baru FIFA, FIFA 16.

Kesan Pertama

Sama halnya dengan PES 2016 yang dibesut Konami, FIFA 16 juga hadir tanpa engine baru. Mereka sekedar mengoptimalkan engine IGNITE, penambahan fitur baru serta optimalisasi visual dan gameplay dari generasi sebelumnya. Terlepas dari fakta bahwa mereka sudah mengungguli sang kompetitor dari sisi kosmetik di beberapa seri sebelumnya, EA Sports masih menawarkan beberapa
penyempurnaan. Di FIFA 16 ini kami merasakan AI yang tampil lebih efektif dalam membuat serangan dan lebih sigap dalam menata lini pertahanan. Tekanan terasa lebih tinggi di seri ini. Selain itu, beberapa hal inti yang mendukung sensasi realismenya selama ini seperti atmosfer, sorakan penonton, hingga komentator yang dinamis tetap jadi nilai jual yang sulit untuk ditolak.

Bagaimana dengan optimalisasi visual game ini? Memang tak terlalu banyak perubahan yang ditawarkan FIFA 16 mengingat secara visual, ia tak pernah jadi keluhan. Namun kini FIFA menawarkan detil visual pemain yang lebih banyak, seperti hadirnya tato pada lengan kanan Lionel Messi dan tato pada leher Neymar. Namun, sayangnya kami menemukan beberapa masalah dari gerakan pemain dan jika diperhatikan secara seksama, Anda akan menemukan jaggies pada visualnya.Sepertinya kita harus menunggu update untuk perbaikan visual.

Tawaran baru dari FIFA 16 yang paling menarik adalah hadirnya tim sepakbola wanita. Ya! FIFA 16 adalah game sepakbola pertama yang menghadirkan tim sepakbola wanita. Awalnya, kami pikir tim wanita ini hanyalah produk dari kebingungan EA Sports yang tak punya lagi akal untuk menyuntikkan fitur baru di seri game sepakbola tahunannya ini. Tapi setelah kami memainkan tim sepakbola wanita pada FIFA 16, kami langsung membuang pikiran itu jauh-jauh. Pemain wanita yang dihadirkan EA Sport dalam FIFA tak sekedar perubahan secara visual fisik pemain dari laki-laki ke perempuan, ia menawarkan reaksi dan gaya permainan yang cukup berbeda. Yang bisa kami pastikan, ini bukan sekedar perubahan tekstur belaka.

Itulah kesan pertama kami setelah memainkan beberapa pertandingan dari game FIFA 16. Sambil menunggu hasil ulasan lengkap kami minggu depan dan untuk memberikan sedikit gambaran singkat kepada Anda soal apa yang ditawarkan seri ini, berikut beberapa screenshot yang berhasil kami ambil dari beberapa pertandingan yang kami jalani.

PS: Klik Gambar untuk Memperbesar!

FIFA 16 jagatplay (9) FIFA 16 jagatplay (60) FIFA 16 jagatplay (148) FIFA 16 jagatplay (141) FIFA 16 jagatplay (125) FIFA 16 jagatplay (112) FIFA 16 jagatplay (96) FIFA 16 jagatplay (88) FIFA 16 jagatplay (68) FIFA 16 jagatplay (59) FIFA 16 jagatplay (45) FIFA 16 jagatplay (31) FIFA 16 jagatplay (30) FIFA 16 jagatplay (27)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…