PlayTest: Gaming Dengan PowerColor Devil R9 390X!

Author
David Novan
Reading time:
October 16, 2015
PlayTest Powercolor Devil R9 390 (1)

Pengalaman bermain paling menyenangkan adalah ketika Anda memainkan game terbaru dengan menggunakan sistem Game PC yang super kuat, baik dari sisi CPU maupun GPU. Hal inilah yang berhasil kami rasakan bersamaan dengan sesi PlayTest kali ini. Bukan hanya ditemani oleh Game PC kelas atas racikan tim Jagat, kami juga berhasil mencobanya bersamaan dengan graphics card kelas atas terbaru, yaitu Powercolor Devil R9 390X.

Kekuatan yang terkandung di dalam graphics card ini tidak main-main. Berbekal arsitektur VRAM GDDR5 dan berukuran luar biasa, yaitu 8192 MB, kasarnya sekitar 8 GB, bisa dipastikan kartu grafis ini akan melibas semua game AAA terbaru dan di saat bersamaan mampu memberikan pengalaman bermain maksimal. Kemampuan tinggi sayangnya juga diikuti oleh harga yang melambung pula, yaitu sekitar 7 jutaan. Berikut sistem PC gaming yang kami susun untuk bermain game bersama Powercolor Devil R9 390X:

  • Motherboard: Gigabyte X99 SOC Force
  • Prosesor: Intel Core i7 5960X @3.00 GHz
  • RAM: Kingston HyperX 16 GB DDR4
  • Graphics Card: Powercolor Devil R9 390X GDDR5 8192 MB
  • SSD: Kingston HyperX Fury 240 GB
  • OS: Windows 8.1

Bermodalkan sistem PC gaming kelas atas tersebut, kami pastikan graphics card ini dapat berjalan dengan maksimal tanpa adanya batasan dari sisi CPU. Sedangkan untuk game yang akan kami mainkan kali ini, setidaknya ada lima game AAA yang pastinya Anda kenal dengan baik. Game tersebut adalah Metal Gear Solid V: The Phantom Pain, The Witcher 3, Grand Theft Auto V, Far Cry 4, dan Project Cars. Bila boleh dibandingkan, game yang paling mengkhawatirkan untuk dijalankan dengan menggunakan setting maksimum adalah The Witcher 3; terbukti dengan kesuksesannya dalam menjatuhkan performa PC gaming yang kami mainkan dalam beberapa PlayTest lalu.

Metal Gear Solid V: The Phantom Pain

Konsep baru yang digunakan oleh MGS V dalam gameplay Stealth taktikal, yaitu dengan menggunakan daerah permainan Open World secara langsung memengaruhi kebutuhan PC gaming yang memainkannya. Bukan hanya itu saja, game ini juga mampu menghasilkan efek cuaca yang begitu memberatkan kinerja komputer, seperti munculnya badai pasir dan hujan deras. Berikut permintaan minimum untuk mampu memainkan game ini:

  • Prosesor: Intel Core i5-4460 (3.40 GHz)
  • Memory: 4 GB RAM
  • Graphics Card: NVIDIA GeForce GTX 650 (2GB), DirectX 11
  • Hard Drive: 28 GB

Besarnya kemampuan yang terkandung dalam graphics card tersebut begitu memudahkan kami dalam mencari setting yang tepat dan optimal. Tanpa berpikir panjang, kami langsung menggunakan setting maksimal dengan resolusi 1920×1080. Hanya dengan melihat sekilas saja permintaan hardware game ini bila dibandingkan dengan PC Gaming yang kami miliki plus graphics card, maka pilihan ini seharusnya sudah jelas. Detail lebih lengkap mengenai setting yang kami gunakan untuk memainkan game ini dapat Anda temukan dalam screenshot berikut ini:

PlayTest Powercolor Devil R9 390 (2)

Ternyata pilihan setting yang kami gunakan tepat sasaran. Bukan hanya permainan berjalan dengan sangat baik di segala kondisi cuaca, kami juga menemukan frame rate yang stabil ketika melihat daerah yang luas dari ketinggian. Frame rate yang kami dapatkan berkisar 60 fps, angka yang sangat baik dalam memberikan kenyamanan bermain. Kondisi ini juga sangat membantu dalam permainan, terutama ketika kami perlu dengan cepat melintasi daerah yang luas dengan menggunakan kendaraan.

 

PlayTest Powercolor Devil R9 390 (3) PlayTest Powercolor Devil R9 390 (4)

Permainan baru berubah ke sekitar 50 fps ketika kami mendekati daerah musuh di malam hari. Banyaknya efek cahaya yang memengaruhi lingkungan sekitar tentunya memberikan sumbangan yang cukup besar dalam menurunkan frame rate tersebut. Namun, bukan berarti hal ini dapat mengurangi kenyamanan bermain, apalagi menganggu keluwesan ketika membidik musuh dengan cepat. Secara keseluruhan, MGS V dengan sukses dapat dimainkan dengan gameplay maksimalnya.

 

PlayTest Powercolor Devil R9 390 (5) PlayTest Powercolor Devil R9 390 (6)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…