Mass Effect Andromeda Bisa Tanpa Shepard!

Reading time:
October 27, 2015
mass effect andromeda1

Sebagian besar dari Anda yang menyukai seri Mass Effect tentunya termasuk dalam gamer yang menantikan game terbarunya, Mass Effect: Andromeda. Meski begitu, satu hal yang mungkin disayangkan oleh banyak gamer adalah game ini tidak lagi menghadirkan Commander Shepard.

Ya, walaupun belum memberikan rincian lebih lanjut soal alur cerita, pihak developer telah memastikan bahwa Andromeda memang mengambil setting waktu jauh setelah era Shepard. Ketidakhadiran Shepard di Mass Effect: Andromeda pun memunculkan banyak kritik dari para gamer. Bahkan, ada yang menilai Mass Effect akan terlihat ‘memalukan’ tanpa Shepard!

Menanggapi hal itu, sang development director, Chris Wynn, mulai buka suara. Ia menyebutkan bahwa gamer harus memiliki pemikiran yang terbuka. Wynn menilai, seri Mass Effect tidak terlalu membutuhkan Shepard untuk bisa sukses.

Bioware optimis bahwa Mass Effect Andromeda akan sama bagusnya tanpa Shepard. Mereka meminta gamer untuk sedikit open-minded.
Bioware optimis bahwa Mass Effect Andromeda akan sama bagusnya tanpa Shepard. Mereka meminta gamer untuk sedikit open-minded.

“Jadilah seorang yang ‘open-minded’ pada Mass Effect tanpa Shepard. Ini (Andromeda) bisa jadi jadi bagus,” ujar Wynn ketika menanggapi salah satu kicauan seorang user di Twitter.

Seperti diketahui, Shepard menjadi karakter utama di trilogi Mass Effect sebelumnya. Beberapa waktu yang lalu, BioWare menegaskan bahwa trilogi tersebut telah berakhir, dan tidak akan ada lagi Shepard di game Mass Effect selanjutnya. Tak hanya Shepard, Andromeda kabarnya juga tidak akan menampilkan karakter-karakter lainnya dari game sebelumnya.

Mass Effect: Andromeda rencananya akan meluncur pada musim gugur 2016 mendatang untuk PC, PlayStation 4, dan Xbox One. Game Mass Effect tanpa kehadiran Commander Shepard? Bagaimana menurut Anda?

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…