Dua Pemain DOTA 2 Tembus Level MMR 8.000!

Reading time:
November 24, 2015
stunning-huskar-wallpaper

Miracle, mendengar nama yang satu ini saja sudah cukup untuk membuat banyak penggemar DOTA 2 terkagum-kagum. Bagaimana tidak? Dikenal sebagai pemilik MMR tertinggi di dunia saat ini, aksinya yang memukau di serangkaian match di ranah public akhirnya menarik pemain Yordania yang punya nama asli Amer Al-Barqawi ini ke kancah profesional. Kerennya lagi? Kiprah awalnya bersama dengan Monkey Business yang kini punya nama OG langsung membuahkan hasil luar biasa. Ia berhasil menjadi juara Frankfurt Major 2015 yang ditutup beberapa hari kemarin dan berhak atas hadiah utama sekitar 15 Milyar Rupiah. Semua orang memujanya sebagai pemain dengan MMR 8K.

Bagi Anda yang belum familiar, MMR merupakan singkatan dari Matchmaking Rating. Semakin tinggi MMR seorang player yang dibedakan ketika bermain solo ataupun tim, semakin dianggap tinggi pula skill yang ia miliki. Seorang gamer DOTA 2 yang punya MMR 5.000, misalnya, tentu akan terlibat dalam pertempuran intens dan pemahaman lebih baik soal mekanik DOTA 2 dibandingkan dengan gamer yang bermain di MMR 1.500. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika angka 8.000 menjadi sebuah angka yang prestisius. Namun Miracle sebenarnya, bukanlah satu-satunya gamer DOTA 2 yang punya MMR dengan angka sefantastis tersebut.

Smash - pemain DOTA 2 region Amerika pertama yang menyentuh angka MMR 8K.
Smash – pemain DOTA 2 region Amerika pertama yang menyentuh angka MMR 8K.
Limmp - pemain region Eropa yang juga akhirnya menyentuh angka ini. Kerennya lagi? Limmp sama sekali belum masuk ke scene pro.
Limmp – pemain region Eropa yang juga akhirnya menyentuh angka ini. Kerennya lagi? Limmp belum memiliki tim saat ini.

Pemain pro DOTA 2 lain yang kini bermain di Tim Secret – w33ha yang memegang posisi mid juga menyentuh angka yang sama. Beberapa pemain lain seperti Saksa, S4, dan niuGnep juga sempat berada di level yang sama, walaupun harus berkutat dengan angka yang menurun. Dan kini, dua pemain lainnya akhirnya berhak masuk ke dalam status “Elite” yang sama. Adalah Smash pemain DOTA 2 pertama region Amerika yang berhasil menembus angka MMR 8.000. Yang kedua? Limmp dari region Eropa yang kerennya lagi, masih belum tergabung dengan tim saat ini, berpotensi menggoda banyak tim di luar sana untuk mulai meliriknya seperti yang dilakukan OG dengan Miracle.

Mencapai angka 8.000 tentu saja tak mudah, dan hampir semua gamer DOTA 2 mengerti bahwa hanya “orang-orang” terpilih sajalah yang bisa masuk ke dalam kelompok elite yang satu ini. Bagaimana dengan Anda sendiri, gamer DOTA 2 yang membaca artikel ini? Berapa angka MMR solo Anda saat ini? And i’m still stucked at 3K..

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…