Penjualan AC Syndicate Terpengaruh Buruknya Unity

Reading time:
November 5, 2015
ac unity

Ubisoft mungkin bisa mengklaimnya sebagai sebuah game yang dikembangkan secara serius. Namun bagi gamer yang sudah menikmatinya? Unity tak berbeda dengan sebuah proyek demo dan uji coba untuk melihat bagaimana performa konsol generasi saat ini mampu mendorong franchise ini ke level yang lebih tinggi. Hasilnya memang tak sebaik yang dibayangkan. Selain visual yang naik signifikan, hampir tak ada yang bisa dibanggakan dari seri ini. Kualitas misi sampingan yang repetitif dan buruk melengkapi serangkaian masalah teknis yang terjadi tak hanya di versi konsol, tetapi juga PC. Kualitas yang bahkan mempengaruhi penjualan seri selanjutnya – AC Syndicate.

Setidaknya hal inilah yang diakui Ubisoft dalam laporan keuangan terbarunya. Mereka mengaku bahwa AC Syndicate memperlihatkan performa penjualan yang jauh dari harapan di minggu pertama rilisnya. Alasannya? CFO Alain Martinez yakin bahwa AC Unity adalah sumber masalahnya. Bahwa banyak gamer yang ragu untuk memilih Syndicate setelah beragam masalah yang menerpa rilis game Assassin’s Creed dengan setting Perancis tersebut.

Ubisoft mengaku bahwa penjualan minggu pertama Syndicate jauh di bawah harapan. Unity ditengarai jadi sumber masalah utama.
Ubisoft mengaku bahwa penjualan minggu pertama Syndicate jauh di bawah harapan. Unity ditengarai jadi sumber masalah utama.

Untungnya, penjualan tersebut mulai naik lagi di minggu kedua. CEO Ubisoft – Yves Guillemot yakin bahwa perubahan tren ini terjadi setelah banyak review positif yang meluncur di periode ini, sekaligus jaminan kualitas yang terus menyebar dari mulut ke mulut. Hingga akhirnya membuat Syndicate bisa kembali “dipercaya”. Ubisoft bahkan optimis bahwa Syndicate akan bisa mengikuti tren penjualan positif AC IV: Black Flag beberapa tahun yang lalu.

Assassin’s Creed Syndicate sendiri sudah tersedia untuk Playstation 4 dan Xbox One saat berita ini ditulis, dan akan baru meluncur ke PC pada tanggal 19 November 2015 mendatang. Akankah port PC ini akan berjalan dalam kualitas seharusnya atau berakhir sama buruknya dengan Unity tahun lalu? Kita tunggu saja.

Source: GameSpot

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…