Valve Optimis Steam Machines Bisa Saingi Konsol

Reading time:
November 6, 2015
gabe newell steam

Ada beberapa alasan kuat untuk menjadikan konsol sebagai platform gaming utama, terlepas dari fakta bahwa performanya tak pernah bisa menyaingi kemampuan PC. Pertama, tentu saja game-game eksklusif yang menggoda. Kedua? Ketika gamer butuh sebuah platform yang tak ribet, dimana Anda hanya butuh menyalakannya, mengambil kontroler, dan semua game siap dimainkan.  Tak perlu terlibat dengan segala macam kebutuhan konfigurasi, perangkat keras maupun lunak. Walaupun demikian, ada sebuah usaha jelas untuk menabrak batas yang sudah terbentuk untuk waktu yang sudah begitu lama ini. Sebuah “senjata” bernama Steam Machines.

Benar sekali, Steam Machines adalah usaha Valve – developer raksasa sekaligus otak di belakang portal distribusi game terbesar di dunia Steam – untuk mulai masuk ke perangkat keras. Ia didukung Steam Controller yang unik, SteamOS sebagai sistem operasi yang akan optimal untuk gaming, dan juga Steam Link – sebuah ekstra peripheral streaming yang dijual terpisah. Sudah direncanakan cukup lama, November menjadi waktu rilis untuk banyak produk Steam Machines racikan trak lebih dari belasan produk  raksasa. Boss Valve – Gabe Newell optimis bahwa proyek ambisius ini akan berhasil.

Dalam wawancaranya dengan Develop, Gabe Newell menyuarakan rasa percaya dirinya bahwa Steam Machine akan berhasil di pasaran. Ada beberapa alasan yang ia kemukakan, termasuk eksistensi produk ini yang dianggap akan menghapus citra bahwa PC tak pernah cocok jadi platform gaming di ruang tamu. Namun alasan utamanya tentu saja harga. Dengan harga yang tak berbeda jauh namun menawarkan performa yang lebih cepat, Gaben yakin Steam Machines akan punya nilai jual kuat daripada konsol saat ini. Apalagi mengingat Steam Machine menghubungkan semua hal yang kita suka dari PC dan internet itu sendiri.

Harga sama, performa lebih cepat = Valve yakin nilai jual Steam Machines akan bisa saingi konsol.
Harga sama, performa lebih cepat = Valve yakin nilai jual Steam Machines akan bisa saingi konsol.

Gaben juga mengemukakan bahwa di awal ia merintis Steam sebagai portal digital di masa lalu, tidak ada satupun yang percaya bahwa langkah tersebut akan melahirkan sebuah pengalaman gaming yang lebih sempurna via internet. Valve berhasil menabrak status quo di saat itu dan mencapai keberhasilan. Sesuatu yang ingin ia capai lagi dengan Steam Machine ini.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang tertarik membeli Steam Machine di masa depan? Atau merakit PC sendiri masih jadi alternatif pilihan lebih menggoda?

Source: Develop via Gamespot

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…