Preview Call of Duty – Black Ops 3: Sensasi Sci-Fi yang Lebih Kuat!

Reading time:
November 6, 2015
COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (1)

Agak sedikit mengecewakan memang, bahwa terlepas dari permintaan begitu banyak fans agar Activision mulai melirik kembali masa perang dunia kedua, mereka justru memutuskan untuk meneruskan tren selama dua tahun terakhir ini. Benar sekali, mereka tetap menawarkan sebuah konsep perang futuristik, bahwa membawanya ke level yang lebih jauh daripada yang diimplementasikan Infinity Ward di Ghosts dan Sledgehammer di Advanced Warfare. Namun ada sedikit rasa optimisme bahwa produk ini bisa berakhir manis. Apa pasal? Karena tangan dingin Treyarch yang bekerja di baliknya. Ia memang selalu melahirkan sebuah seri Call of Duty dengan tema yang lebih berani, konten yang eksplisit, dan mode zombie yang tak pernah tak adiktif. Kini kesempatan untuk menjajal Call of Duty – Black Ops 3 akhirnya tiba!

Kesan Pertama

Lantas, kesan pertama seperti apa yang kami dapatkan dari seri ini? Bahwa ia bukanlah lagi sebuah game shooter militer. Ia jauh lebih terasa seperti sebuah game shooter sci-fi yang memang tak lagi mendasarkan diri pada apa yang mungkin / tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Jika di Ghosts dan Advanced Warfare, Activision masih membatasi diri untuk hanya menawarkan teknologi militer yang bisa dicapai dalam 10-20 tahun ke depan, Black Ops 3 melambungkannya ke level yang lebih jauh. Kita membicarakan Droid yang bisa bergerak dan berperang sendiri, anggota tubuh hilang yang bisa diganti dengan teknologi robotik layaknya Android, hingga sebuah dunia distopia yang terhubung satu sama lain. Keberanian ini memang melahirkan atmosfer sebuah film sci-fi yang lebih kentara dan tak lagi military shooter.

Ada sedikit perubahan cara gameplay pula. Walaupun kami sendiri masih belum berkesempatan untuk menjajal mode kooperatif di campaign yang seharusnya jadi nilai jual utama untuk memastikan progress screenshot yang lebih cepat, Black Ops 3 menyuntikkan beberapa mekanisme baru. Pertama, Anda kini punya kemampuan untuk melakukan beragam aksi hacking yang bisa diakses dalam pertarungan. Mengacaukan exoskeleton musuh? Membuat Droid mereka beralih dalam kurun waktu tertentu? Atau sekedar  bergerak cepat? Semuanya bisa diakses secara instan dengan cooldown tertentu. Untuk memfasilitasi gameplay yang bisa memuat hingga 4 orang, jumlah musuh di campaign juga naik signifikan dengan tingkat kesulitan cukup tinggi.

Untuk saat ini, kami sendiri belum bisa berbicara banyak. Kami masih belum menyentuh mode multiplayer sama sekali, kompetitif maupun kooperatif. Mode Zombie yang seharusnya jadi kekuatan utama seri Call of Duty racikan Treyarch juga belum kami jajal. Oleh karena itu, sembari mencari waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, tentunya setelah kami menyelesaikan mode campaign dan menikmati mode multiplayer yang ia usung, izinkan kami melemparkan segudang screenshot fresh from oven untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran soal apa yang ditawarkan COD: Black Ops 3 ini. Far far in the future..

PS: Klik Gambar untuk Memperbesar!

 

 

COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (5) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (10) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (26) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (37) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (50) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (57) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (58) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (64) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (70) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (85) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (86) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (94) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (111) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (125) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (147) COD - Black Ops 3 jagatplay PART 1 (158)
Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…