PlayTest: Gaming dengan MSI GE62 6QF Apache Pro!

Author
David Novan
Reading time:
December 4, 2015

Call of Duty: Black Ops 3

Beberapa saat lalu sempat terdengar berita yang cukup mengejutkan terkait game ini; untuk memainkan game ini Anda membutuhkan PC Gaming dengan kekuatan yang sangat besar. Komputer dengan kekuatan menengah akan sangat kesulitan untuk dapat menjalankannya. Hal ini juga sempat terjadi ketika beberapa rekan kami mencoba memainkannya di komputer mereka. Terang saja, kualitas grafis yang ditampilkan dalam game ini tidak main-main. Berikut permintaan minimum untuk dapat memainkan game ini:

  • Prosesor: Intel Core i3-530 @ 2.93 GHz / AMD Phenom II X4 810 @ 2.60 GHz
  • Memory: 6 GB RAM
  • Graphics Card: NVIDIA GeForce GTX 470 @ 1GB / ATI Radeon HD 6970 @ 1GB
  • Hard Drive: 60 GB

Bila dilihat sepintas lalu, game ini tampaknya tidak begitu mengerikan seperti yang diberitakan. Akan tetapi lain lagi bila komputer Anda benar-benar mencoba memainkannya. Setidaknya kami membutuhkan memori 16 GB untuk dapat menggunakan setting High. Untungnya, notebook gaming ini mampu menyediakan elemen tersebut. Itu sebabnya kami menggunakan setting High dengan resolusi 1920×1080 untuk memainkannya. Berikut screenshot mengenai detail setting yang kami gunakan untuk memainkan game ini:

 

Playtest jagatplay MSI GE62 6QF Apache Pro (7) Playtest jagatplay MSI GE62 6QF Apache Pro (8)

Sebelumnya, kami mencoba menggunakan opsi High untuk Order Independent Transparency, Volumetric Lighting, dan Ambient Occlusion. Sayangnya, efek grafis tersebut terbukti terlalu berat untuk dapat dijalankan oleh notebook ini. Setting yang kami gunakan berhasil menjalankan game ini dengan baik di frame rate 45 hingga 60 fps. Nilai terendah terjadi ketika kami bermain di daerah dengan banyak efek cuaca dan pencahayaan, seperti pada stage Singapura. Pada daerah tersebut, beberapa titik di dalam permainan juga sempat mengalami penurunan kinerja cukup besar hingga menyebabkan patah-patah. Untungnya, hal itu terjadi sebentar saja dan tidak terlalu mengganggu permainan.

 

Playtest jagatplay MSI GE62 6QF Apache Pro (9) Playtest jagatplay MSI GE62 6QF Apache Pro (10)

Kami juga sempat mencoba menggunakan setting Extra untuk mengetahui seberapa kuat notebook ini. Ternyata, setting tersebut berada jauh di atas kemampuan notebook ini dan menyebabkan permainan berjalan dengan tidak nyaman. Meskipun masih bisa dimainkan, tetapi frame rate yang dihasilkannya berada di 35 hingga 45 fps. Belum lagi bila menghitung penurunan lebih jauh ketika berada di daerah dengan kondisi ekstrim. Untungnya, setting High sekalipun sudah jauh dari cukup indah untuk game ini.

 

Playtest jagatplay MSI GE62 6QF Apache Pro (11) Playtest jagatplay MSI GE62 6QF Apache Pro (12)

Fallout 4

Bila dibandingkan dengan game sebelumnya, Fallout 4 tidak begitu mengerikan untuk dijalankan. Berkat penggunaan engine yang tidak berat dan peningkatan tekstur grafis, game ini seharusnya tidak akan menjadi masalah bagi notebook ini. Satu-satunya yang cukup berat untuk dijalankan pada komputer kelas menengah hanyalah permintaan memorinya saja, yaitu sekitar 8 GB. Berikut spesifikasi minimum untuk memainkan game ini:

  • Prosesor: Intel Core i5-2300 (2.80 GHz), AMD Phenom II X4 945 (3.0 GHz)
  • Memory: 8 GB RAM
  • Graphics Card: NVIDIA GeForce GTX 550 Ti (2GB), AMD Radeon HD 7870 (2GB)
  • Hard Drive: 30 GB

Mulanya, kami menggunakan setting yang tidak maksimum untuk memainkan game ini, yaitu pada setting High dan resolusi 1920×1080. Ternyata, setting tersebut dengan mudahnya dilahap oleh notebook gaming ini. Ketika kami memainkan game ini pada setting High, permainan berjalan dengan sangat lancar tanpa hambatan apapun. Frame rate yang tercatat pada setting ini juga sangat baik, yaitu sekitar 60 fps. Sebagai catatan, Anda hanya dapat mengubah setting pada Launcher di desktop. Jadi, mengubah setting di tengah permainan menjadi cukup sulit.

Playtest jagatplay MSI GE62 6QF Apache Pro (13) Playtest jagatplay MSI GE62 6QF Apache Pro (14)

Melihat kemampuan notebook ini dalam memainkan Fallout 4 di setting High, kami akhirnya sepakat untuk menggunakan setting yang lebih tinggi, yaitu Ultra dan resolusi masih di posisi sama. Hasilnya juga sesuai dengan perkiraan kami. Game dapat berjalan dengan baik di kisaran frame rate 50 hingga 60 fps. nilai terendah terjadi ketika kami berada di daerah dengan banyak obyek, seperti perkotaan dan ketika cuaca ekstrim. Namun, itu pun tidak memengaruhi kenyamanan ketika bermain, terutama ketika kami harus membidik musuh dengan cepat tanpa menggunakan VATS.

 

Playtest jagatplay MSI GE62 6QF Apache Pro (15) Playtest jagatplay MSI GE62 6QF Apache Pro (16)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…