Review Armaggeddon Molotov-3: Sederhana Tapi Mantap!

Author
David Novan
Reading time:
December 8, 2015
Sederhana dan ringkas
Sederhana dan ringkas

Perkembangan teknologi yang kian pesat telah mengubah bagaimana sebuah perangkat digunakan. Bila pada beberapa dekade lalu komputer hanya bisa diletakkan di atas meja alias desktop, kini miniaturisasi telah mampu memberikan akses teknologi yang sama untuk perangkat mobile berukuran kecil. Perubahan ini juga menyebabkan gamer tidak lagi terpaku pada console atau PC yang tidak dapat digerakkan di dalam ruangan. Rasanya sudah tidak asing lagi bila Anda melihat gamer bermain game di perangkat smartphone atau mobile miliknya. Bahkan menurut perkiraan para ahli, tren ini akan semakin menguat dan industri game akan bergeser ke mobile di masa depan.

Bermain game dengan menggunakan perangkat mobile, seperti pada smartphone dan notebook tentu memiliki beberapa kendala yang harus diperhatikan oleh gamer yang memainkannya. Salah satunya adalah kebutuhan akan perangkat suara yang mantap. Tidak dapat dipungkiri lagi, game masa kini telah menginvestasikan begitu banyak dana untuk menghasilkan aransemen suara yang tidak kalah dengan film layar lebar sekalipun. Itu sebabnya memilih perangkat suara yang mampu membawa Anda ke dalam nuansa game menjadi sangat penting. Akan tetapi pada saat bersamaan tentunya Anda tidak ingin dibebani oleh headset gaming berukuran besar dan membutuhkan persyaratan khusus untuk digunakan, seperti yang biasa ditemukan pada headset gaming belakangan ini.

Hampir semua permukaannya didominasi warna merah
Hampir semua permukaannya didominasi warna merah

Kebutuhan inilah yang dipenuhi oleh Headset Mobile Gaming Armaggeddon Molotov-3. Berbekal bentuk yang sederhana, ringan, dan mudah dibawa, headset gaming ini dirancang untuk menemani sesi bermain game Anda ketika berada di luar ruangan. Pengoperasiannya juga begitu mudah; cukup tusuk jack 3.5mm yang mampu diterima oleh hampir semua perangkat mobile dan Anda dapat langsung menikmati reproduksi suara ala gaming yang bombastis. Beragam kualitas lain dari sisi suara gaming juga dapat ditemukan ketika mendengarkannya, sehingga bisa dibilang penampilannya yang sederhana seakan terkesan merendah dan tidak mencerminkan kemewahan yang terkandung di dalamnya.

Headset terbuat dari bahan plastik yang ringan
Headset terbuat dari bahan plastik yang ringan

Warna Memikat

Fakta bahwa gamer suka memamerkan perangkat yang digunakannya ketika bermain rasanya bukan hal yang baru. Kenyataan itu pula yang membuat produsen perangkat gaming berlomba untuk menampilkan bentuk produk yang futuristis serta penuh kilauan cahaya. Akan tetapi, tidak demikian dengan gamer mobile. Lokasi penggunaan perangkat serta kalangan gamer yang menggunakan media gaming mobile lebih condong berada pada gamer casual. Itu pula yang menjadi penyebab mengapa gamer dari kalangan ini ingin tampil beda tetapi tidak berlebihan. Hal ini yang dapat terlihat pada bentuk dan penampilan dari Molotov-3.

Pengatur headband terkesan tidak elegan
Pengatur headband terkesan tidak elegan

Bentuk dari Molotov-3 sendiri tidak memiliki banyak sudut seperti layaknya perangkat gaming hardcore. Ia juga tidak menggunakan banyak lampu untuk menghiasi permukaannya, bahkan sama sekali tidak ada pencahayaan di eksteriornya. Kesan sederhana yang diadopsi oleh headset ini terkesan seperti layaknya perangkat headphone biasa. Namun, headset ini memberikan kesan berbeda melalui warna yang digunakannya. Secara keseluruhan, Anda dapat menemukan empat warna dengan corak berbeda, yaitu hitam, kuning, abu-abu, dan merah. Corak kamuflase dapat ditemukan pada beberapa warnanya, sedangkan corak Carbon seperti yang ditemukan pada mobil balap dapat ditemukan pada headset hitam. Penggunaan warna dan corak yang tepat tersebut menekankan sisi gaming yang wajar pada penggunanya.

Warna tersebut tidak terhenti pada sebagian headset saja. Hampir semua bagian dari headset menggunakan warna dominan tersebut. Bahkan, pada headset merah yang kami gunakan ketika menyusun review ini hanya coraknya saja diwarnai hitam. Mulai dari headband, driver, sampai earcup dan kabelnya diberi warna merah! Bila Anda menggunakan headset ini di caffee ketika bermain game, sudah pasti akan ada orang di sekitar Anda yang melirik.

Earpad dilapisi bahan kulit
Earpad dilapisi bahan kulit
Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…