Produk VR HTC-Valve Ditunda Karena Teknologi Baru

Reading time:
December 22, 2015
htc vive

Oculus Rift mungkin menjadi perangkat virtual reality yang terus dibicarakan orang selama beberapa tahun terakhir ini, membangun hype untuk teknologi yang akan mengubah cara kita menikmati beragam konten multimedia yang ada, termasuk video game di dalamnya. Namun sayangnya, proses pengembangan yang berbelit membuat produk ini tak kunjung tiba terlepas dari penantian yang begitu lama. Malahan posisi Oculus Rift sebagai perangkat VR pertama hampir “digeser” oleh produk VR lainnya yang lahir dari kolaborasi antara dua perusahaan raksasa – HTC dan Valve lewat HTC Vive. Namun ambisi HTC untuk menjadikan Vive sebagai perangkat VR komersial pertama di dunia juga tampaknya harus padam.

Direncanakan akan dirilis di akhir tahun 2015 ini, HTC mengkonfirmasikan bahwa peluncuran HTC Vive akan ditunda ke April 2016 mendatang lewat pengumuman resmi beberapa waktu lalu. Lantas, apa yang menjadi alasan HTC bersedia untuk mengorbankan momentum dan potensi penjualan yang ada sebagai headset VR komersial pertama?

Penemuan teknologi baru disebut HTC membuat rilis HTC Vive tertunda ke tahun depan.
Penemuan teknologi baru disebut HTC membuat rilis HTC Vive tertunda ke tahun depan.

Jawabannya, teknologi. Dalam presentasinya di depan para developer, CEO HTC – Cher Wang menyebut bahwa ada sebuah teknologi terbaru yang berhasil mereka capai dan tak bisa diabaikan begitu saja. Oleh karena itu, mereka lebih memilih untuk mengaplikasikannya di versi terbaru dan mengabaikan produk lawas yang sebenarnya sudah siap. Mereka tidak ingin menjual sebuah produk yang mengharuskan konsumen untuk menggantinya kembali dalam waktu singkat untuk pengalaman VR lebih optimal. Sayangnya, tak dijelaskan teknologi seperti apa yang mereka sebut ini.

Walaupun belum berbicara banyak soal harga yang akan dipatok, menjadi sesuatu yang tidak terhindarkan tampaknya, bahwa HTC Vive versi “baru” ini akan dibanderol dengan harga lebih tinggi. Bagaimana dengan Anda sendiri? Dari tiga produk VR di tahun 2016 – Oculus Rift, HTC Vive, dan Playstation VR, manakah yang paling Anda nantikan?

Source: Engadget

Load Comments

PC Games

October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…

PlayStation

November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…
November 10, 2022 - 0

Review Call of Duty – Modern Warfare II (Multiplayer): Seru yang Serupa!

Apa yang ditawarkan oleh mode multiplayer Call of Duty: Modern…
November 8, 2022 - 0

Wawancara dengan Eric Williams (God of War Ragnarok)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Game Director God of War Ragnarok…
November 3, 2022 - 0

Review God of War Ragnarok: Mitologi Penuh Aksi, Mitologi Penuh Hati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh God of War Ragnarok ini?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…