Review Dragon Quest Heroes: Berhasil Mempertahankan Nuansa Aslinya!

Author
David Novan
Reading time:
December 23, 2015
Dragon Quest Heroes menampilkan gameplay baru dan berhasil menjaga nuansa lama yang membuat game ini begitu dicintai
Dragon Quest Heroes menampilkan gameplay baru dan berhasil menjaga nuansa lama yang membuat game ini begitu dicintai

Dragon Quest merupakan nama yang memiliki tempat spesial di hati para penggemar RPG Jepang. Bermula dari kemunculannya pada era 1980-an, seri game ini telah memperlihatkan kepada dunia inti permainan yang membentuk franchise JPRG hingga saat ini. Bersamaan dengan Final Fantasy, Dragon Quest menjadi seri game yang terus meningkatkan beragam fitur menariknya, hingga kedua perusahaan pengembangnya berjabat tangan dan bergabung menjadi Square Enix. Semenjak itu, pengembangan Dragon Quest sebagai JRPG di console menjadi terkesan mandeg, dengan prioritas utamanya berada pada rilis seri Final Fantasy. Meskipun Dragon Quest sendiri masih ditemui pada handheld console, tetapi judul besar versi bahasa Inggrisnya di console terakhir muncul melalui Dragon Quest VIII pada 2005 di PlayStation 2 dan Dragon Quest X pada 2011 di Wii dan WiiU.

Efek pertempuran berhasil dibuat menjadi begitu indah dan dahsyat di saat bersamaan
Efek pertempuran berhasil dibuat menjadi begitu indah dan dahsyat di saat bersamaan

Munculnya Dragon Quest Heroes di ranah gamer berbahasa Inggris tentunya menjadi berita yang sangat baik. Meskipun game ini tidak menggunakan bentuk gameplay JRPG, tetapi mengadaptasi hack-and-slash melawan banyak musuh ala Dynasty Warriors, bagaimanapun juga judulnya masih Dragon Quest. Itu sebabnya game ini diharapkan mampu membawakan nuansa khas seri game tersebut walaupun dalam bentuk permainan yang berbeda.

Bentuk musuh yang dapat ditemui sangat beragam dan tidak membosankan
Bentuk musuh yang dapat ditemui sangat beragam dan tidak membosankan

Benar saja, game ini ternyata mampu memuaskan rasa rindu fans dari Dragon Quest berkat desain karakter unik dari Akira Toriyama, artis yang terkenal berkat kisah Dragon Ball nan tersohor. Semua ciri khas dari seri game ini juga dapat ditemui, termasuk di antaranya beragam desain monster yang nostalgia, aransemen suara, musik, serta tidak ketinggalan pula munculnya karakter dari seri Dragon Quest lawas. Kisah suksesnya bahkan sampai tercatat sebagai salah satu game paling banyak terjual di Jepang pada 2015! Lalu pertanyaannya, apakah yang diracik oleh Square Enix untuk membuat gameplay yang terkesan monoton ala Dynasty Warriors sehingga mampu menarik perhatian gamer JRPG dan menjadikannya judul game yang sukses?

Tampilan damage dibuat mirip seperti pada JRPG-nya
Tampilan damage dibuat mirip seperti pada JRPG-nya

Ternyata game ini tidak menelan bulat-bulat adaptasi Dynasty Warriors dengan pertempuran epiknya. Pada game ini, Anda dapat menemukan beragam fitur menarik yang membuatnya dekat dengan JRPG dan memberikan beragam bumbu penyedap nan klop. Setelah itu, game ini dimasak dengan api yang tepat supaya matang dengan baik, yaitu dengan memberikan sisi strategis pada setiap pertempuran. Jadi, hasilnya adalah pertarungan yang tidak monoton seperti beberapa adaptasi lain yang dibawa ke dalam tema Dynasty Warriors, seperti pada One Piece dan Gundam.

Ukuran musuh yang luar biasa besar membuat game ini terasa kolosal
Ukuran musuh yang luar biasa besar membuat game ini terasa kolosal

Cerita Dari Mata Dua Pejuang

Dragon Quest Heroes bercerita mengenai krisis yang menimpa kerajaan Arba. Berbeda dengan dunia lain pada seri game ini, dunia di dalam game ini berhasil menemukan kedamaian dengan monster. Berkat itu, manusia dan monster hidup berdampingan, sehingga perang tanpa akhir melawan monster sama sekali asing untuk semua orang di sini. Namun, semua itu berakhir ketika penyihir jahat bernama Velasco melepas sihir hitam yang mampu membuat semua monster menjadi ganas. Berkat tindakannya tersebut, kedamaian dunia hilang seketika dan semua daerah mengalami serangan tanpa akhir dari monster yang sebelumnya bersahabat.

Game ini memperlihatkan visual karakter terbaik buatan Akira Toriyama
Game ini memperlihatkan visual karakter terbaik buatan Akira Toriyama

Petualangan Anda di dalam game ini berada pada sepak terjang dua Royal Knight pelindung raja Arba, Aurora dan Luceus. Menariknya, Anda memulai permainan dengan memilih salah satu dari dua Knight tersebut. Jadi, nantinya Anda akan melihat cerita dari sudut pandang salah satu dari mereka dan di sepanjang permainan karakter yang Anda pilih tidak dapat diubah. Akan tetapi, cerita yang dibawakan sendiri sebenarnya tidak begitu berbeda. Keputusan untuk memilih Aurora, Knight wanita yang keras kepala dan lebih suka menyerang dahulu sebelum berpikir atau Luceus, Knight pria dengan kemampuan strategi yang dalam tetapi suka bicara terlalu panjang lebar lebih ditekankan pada preferensi tampilan.

Hampir semua bagian dalam cerita diisi oleh suara yang dapat diubah antara bahasa Inggris atau Jepang
Hampir semua bagian dalam cerita diisi oleh suara yang dapat diubah antara bahasa Inggris atau Jepang

Cerita utama pada game ini terbagi ke dalam pertempuran per daerah. Setiap kali Anda memilih daerah dengan tanda khusus dari peta dunia, maka Anda akan langsung meneruskan cerita. Melalui cerita utama ini pula Anda dapat menemukan beragam fitur baru di dalam permainan serta kehadiran karakter baru untuk ikut bertarung. Game ini menawarkan 13 karakter yang dapat ikut serta dalam pertarungan. Selain itu, Anda juga dapat menemukan misi tambahan yang berguna untuk memperkuat karakter serta mendapatkan hadiah menarik.

Semakin banyak karakter yang Anda temui, percakapan akan semakin ramai
Semakin banyak karakter yang Anda temui, percakapan akan semakin ramai

Jumlah dari misi tambahan sendiri cukup banyak. Namun, seringkali misi tersebut lebih menjadi sesi tantangan dari misi utama. Jadi, pada misi tersebut Anda akan bertemu dengan boss lama dan berusaha untuk menyelesaikannya demi mendapatkan akses ke misi tambahan baru, atau bisa juga mendapatkan benda baru untuk membantu karakter Anda. Selain itu, Anda juga bisa masuk ke dalam daerah yang telah diselesaikan untuk melawan musuh tanpa akhir alias melakukan grinding untuk meningkatkan kekuatan karakter. Bukan hanya cara ini mampu meningkatkan level karakter, Anda juga dapat menemukan beragam bahan baku yang dijatuhkan monster untuk membuat benda baru atau crafting.

Kemampuan setiap karakter dijelaskan dengan baik supaya dapat digunakan dengan maksimal
Kemampuan setiap karakter dijelaskan dengan baik supaya dapat digunakan dengan maksimal

Review ini menggunakan testbed dari:

ROCCAT-Logo_Horizontal_2015_STR_BLK_NoBG

Dikerjakan Dengan ROCCAT Isku FX, ROCCAT Kone Pure,ROCCAT Hiro, dan ROCCAT Kave XTD Digital

 

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…