Review Saint Seiya Soldiers’ Soul: Penuh Nostalgia!

Author
David Novan
Reading time:
December 2, 2015
Kisah pertarungan maut penuh nostalgia ini semakin menawan berkat tampilan grafis jempolan
Kisah pertarungan maut penuh nostalgia ini semakin menawan berkat tampilan grafis jempolan

Rasanya hampir tidak ada penggemar anime di tanah air yang tidak mengenal nama Saint Seiya. Kisah mengenai petualangan pemuda pembela Athena dalam melawan musuh-musuhnya tersebut telah ada sejak 1986 dan turut menghiasi layar televisi Indonesia. Kepopulerannya yang luar biasa telah berhasil menawan begitu banyak perhatian, bahkan hingga saat ini. Mulai dari film seri anime terbarunya hingga beragam jenis mainan dengan tema anime tersebut dapat dengan mudah ditemukan.

Beragam gerakan penuh kenangan kembali dihadirkan dalam game ini
Beragam gerakan penuh kenangan kembali dihadirkan dalam game ini

Saint Seiya Soldier’s Soul adalah game fighting yang berusaha menangkap semua esensi cerita anime tersebut dalam satu rangkuman. Kisah perjalanan Seiya bersama teman-temannya dalam melawan musuh yang berusaha menghancurkan dunia tersebut dikemas dengan baik dalam game ini. Bila Anda penggemar anime ini atau baru mengetahui mengenainya, maka game ini adalah cara terbaik untuk mengetahui cerita keseluruhan tanpa perlu menyisihkan banyak waktu menonton dari awal.

Setiap serangan dengan damage besar diberikan animasi khusus
Setiap serangan dengan damage besar diberikan animasi khusus

Terlepas dari ceritanya, game ini memperlihatkan gameplay fighting yang begitu seru dan kompetitif. Bukan hanya ketika dilihat dari tampilan visual serta beragam efek menakjubkan yang ada di dalamnya saja, tetapi game ini sendiri juga menyimpan beberapa fitur yang menarik. Cukup menarik sampai Anda dapat menghabiskan banyak waktu untuk menjelajahinya sampai tuntas. Kemampuan bertempur dalam game fighting Anda akan dites sampai sedemikian nantinya di dalam game ini.

Semua cerita Saint Seiya dirangkum dengan baik dalam satu game
Semua cerita Saint Seiya dirangkum dengan baik dalam satu game

Dari Awal Sampai Akhir

Cerita yang diperlihatkan dalam game ini adalah kompilasi dari keseluruhan kisah Saint Seiya mulai dari 1986 hingga 2015. Bahkan pada umurnya yang telah mencapai 29 tahun tersebut, Seiya masih dapat memperlihatkan cerita yang begitu menarik pada seri anime terakhirnya, Chapter Hades. Bila dirunut lagi, kemampuan game ini untuk merangkum semuanya dalam satu game patut mendapatkan pujian. Pasalnya, Saint Seiya adalah anime dengan masa tayang yang cukup lama. Tanpa menyertakan Chapter Hades saja, anime tersebut memiliki 114 episode!

Dahulu dalam 2D, kini dalam 3D!
Dahulu dalam 2D, kini dalam 3D!

Kisah yang dapat Anda temukan dalam game ini bermula dari perjuangan Seiya beserta Hyuga, Shiryu, Shun, dan Ikki ketika melindungi Saori Kido, penjelmaan Dewi Athena ketika ia berusaha untuk bertemu dengan Sanctuary’s Pope. Akibat panah emas yang ditembakkan oleh Pope, Saori sekarat dan hanya memiliki waktu 12 jam hingga nyawanya tidak dapat ditolong lagi. Hanya Pope yang dapat menolongnya dan ia dilindungi oleh 12 ksatria emas atau Gold Saint yang terbagi dalam 12 kuil. Maka dimulailah perjuangan Seiya beserta rekannya dalam melawan Gold Saint yang jauh lebih kuat dari mereka.

Momen dalam anime menjadi lebih mengesankan
Momen dalam anime menjadi lebih mengesankan

Cabang cerita yang diceritakan dalam game ini berlanjut pada Chapter Asgard, mengisahkan mengenai Dewi Hilda yang berasal dari legenda Viking dalam usahanya untuk menguasai dunia. Akibat ambisinya tersebut, es di kedua kutub menjadi tidak terjaga dan mencair, mengancam akan menenggelamkan dunia. Demi mencegah kehancuran dunia tersebut, Athena menggunakan kekuatannya untuk menahan es selama 6 jam, sementara ksatria pelindungnya, Seiya beserta rekannya, mengalahkan ksatria pelindung Hilda serta menghancurkan kutukan yang membuatnya menjadi Dewi jahat.

Tutorial sangat membantu untuk menguasai mekanik permainan
Tutorial sangat membantu untuk menguasai mekanik permainan

Pada Chapter Poseidon dan Hades, Seiya kembali menghadapi ambisi pada Dewa dari tanah airnya untuk menguasai dunia. Beragam musuh baru yang jauh lebih kuat, belum termasuk pengkhianatan dari orang sekitarnya, kembali meminta Seiya untuk mempertaruhkan nyawanya. Baik Dewa laut Poseidon maupun penguasa bawah tanah Hades berusaha untuk menguasai Athena sebagai satu-satunya kunci yang menghalangi ambisi mereka.

Chapter Asgard yang hanya ada dalam anime tidak luput disertakan dalam game ini
Chapter Asgard yang hanya ada dalam anime tidak luput disertakan dalam game ini

Melalui empat Chapter tersebut, Anda akan menemui cerita lengkap dari kisah Seiya. Pembawaan narasi dalam game ini dibawakan dengan serius dan dalam cutscene yang berkualitas tinggi. Style kartun 3D akan selalu menemani Anda selama permainan. Bagi penggemar anime ini, style tersebut tentunya dapat menjadi nuansa baru yang menyegarkan. Belum lagi pengisi suara pada game ini diambil langsung dari animenya. Hal ini tentunya dapat mengembalikan kenangan bila Anda pernah menonton anime ini dahulu.

Chapter terbaru Seiya, Hades, ikut meramaikan game ini
Chapter terbaru Seiya, Hades, ikut meramaikan game ini

Jalan cerita dalam game ini tidak memiliki cabang yang melenceng dari cerita aslinya di anime. Gameplay fighting yang diadopsi dalam game ini memang tidak banyak memberikan pilihan untuk itu. Untungnya, narasinya dipersingkat menjadi jauh lebih padat berisi bila dibandingkan dengan anime. Bila Anda pernah menonton anime ini, Anda tentu ingat berapa episode harus berlalu atau tepatnya terbuang hanya untuk menyelesaikan satu scene saja. Pada game ini, semua itu tidak ditemukan dan pokok ceritanya sama sekali tidak ada yang terbuang akibat pemadatan durasi narasi tersebut. Bisa dikatakan hal tersebut adalah nilai plus dari sisi ceritanya.

Setiap Chapter dibagi dalam beberapa episode, berisi cerita dan musuh untuk dilawan
Setiap Chapter dibagi dalam beberapa episode, berisi cerita dan musuh untuk dilawan

 

Review ini menggunakan testbed dari:

ROCCAT-Logo_Horizontal_2015_STR_BLK_NoBG

Dikerjakan Dengan ROCCAT Isku FX, ROCCAT Kone Pure,ROCCAT Hiro, dan ROCCAT Kave XTD Digital

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…