PlayTest: Gaming dengan Samsung Gear VR!

Author
David Novan
Reading time:
January 29, 2016
Solusi lebih murah bermain VR dibanding Oculus Rift!
Solusi lebih murah bermain VR dibanding Oculus Rift!

Semenjak dirilisnya perangkat visual berbasis Virtual Reality atau VR di E3 lalu, dunia gaming seakan memindahkan jalurnya ke dalam jalan yang tidak pernah dilalui sebelumnya. Bukan hanya pengalaman pengguna saja yang berbeda, cara bermain pun juga berubah. Kini, peranan kelincahan jari tidak lagi memegang peranan penting, terutama untuk game yang membutuhkan bidikan seperti pada First Person Shooter. Pada PlayTest kali ini, kami beruntung sekali mendapatkan kesempatan untuk bermain bersama salah satu perangkat VR yang dibicarakan belakangan ini, yaitu Samsung Gear VR.

Gear VR membutuhkan smartphone Samsung untuk dapat digunakan
Gear VR membutuhkan smartphone Samsung untuk dapat digunakan

Mekanika utama di balik Samsung Gear VR sebenarnya masih bergantung pada kemampuan perangkat mobile, dalam hal ini smartphone Samsung, yang diproyeksikan ke dalam VR. Jadi, pada dasarnya perangkat VR ini masih memiliki ketergantungan yang tinggi dengan perangkat lain. Bermodalkan sekitar $99.99 untuk Samsung Gear VR, Anda juga akan diminta untuk mempersiapkan uang untuk membeli smartphone Samsung. Tanpa smartphone tersebut, perangkat VR ini hanyalah kacamata berukuran besar dengan lensa yang buram.

Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil
Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil

Lalu, apa saja yang harus Anda siapkan untuk bermain VR menggunakan perangkat ini? Berikut keharusan yang perlu dipenuhi untuk Samsung Gear VR:

  1. Samsung Gear VR

Tentu saja Anda harus memilikinya. Namun, untuk membeli Samsung Gear VR saat ini di tanah air bukanlah hal yang mudah. Sebab, sampai PlayTest ini ditulis, perangkat VR ini masih belum dirilis resmi di Indonesia. Jadi, hanya ada sedikit pilihan untuk memilikinya; membelinya melalui merchant mancanegara via jalur Online Market atau mengandalkan bantuan pedagang online lokal di forum dan toko online tanah air.

Playtest Samsung Gear VR jagatplay (4)

Kedua cara itu memiliki kesulitan tersendiri, yaitu berhubungan dengan biaya di luar harga pasarnya. Ketika Anda membelinya melalui jalur Online Shop di luar negeri, biaya pengiriman serta pajak masuk ke Indonesia akan menambah uang yang perlu dikeluarkan. Begitu juga dengan jalur pedagang online lokal; harga yang diminta oleh pedagang tersebut akan jauh lebih tinggi dari harga aslinya, bahkan bisa beberapa kali lipat. Belum lagi kemungkinan terjadinya kerusakan ketika ia dikirim. Ingat, Samsung Gear VR pada dasarnya adalah perangkat optik yang memiliki presisi tinggi.

  1. Smartphone Samsung

Perangkat mobile yang dibutuhkan untuk memainkan game dan film 360 dengan menggunakan Samsung Gear VR bukanlah smartphone sembarangan. Untuk bisa menggunakan fitur VR tersebut, Anda harus menggunakan salah satu dari empat jenis smartphone Samsung, yaitu Samsung Note 5, Samsung S6, Samsung S6 edge+, dan Samsung S6 edge. Hanya untuk smartphone itu saja, Anda harus siap mengeluarkan uang berkisar dari 9 jutaan hingga 11 jutaan.

Playtest Samsung Gear VR jagatplay (5)

Setelah memilikinya, Anda juga perlu memasang program khusus untuk menghasilkan tampilan visual VR di layar smartphone. Untungnya, program tersebut tidak memerlukan biaya tambahan. Namun, lain masalah dengan konten game dan video yang nantinya akan Anda jalankan di sana. Meskipun ada konten gratis, tetapi kebanyakan adalah demo dari konten berbayar.

  1. Tempat Teduh

Bermain menggunakan Samsung Gear VR disarankan dilakukan di tempat yang teduh, jauh dari terpaan langsung sinar matahari. Sebaiknya perangkat ini selalu digunakan di dalam ruangan, kalau bisa tempat dengan pendingin ruangan. Alasannya mudah saja; teriknya sinar matahari dapat masuk ke dalam ruang pandang VR, yaitu antara lensa dengan layar smartphone, dan menganggu proses pembentukan tampilan VR. Selain itu, panasnya matahari dapat meningkatkan panas di Smartphone dan menurunkan kinerjanya. Sebagai tambahan, daerah di sekitar mata Anda juga akan terasa panas dan gerah karena tertutup rapat oleh perangkat VR.

Saklar rotari untuk mengatur ketajaman gambar
Saklar rotari untuk mengatur ketajaman gambar

Setelah semua persiapan dipenuhi, barulah kami dapat mulai memainkan game di perangkat VR ini. Untuk game yang kami gunakan pada sesi kali ini, pada dasarnya terbagi menjadi tiga jenis, yaitu game First Person Adventure, game yang menggunakan VR sebagai sudut pandang kamera atas, dan game yang menggunakan VR untuk mengendalikan arah.

007 Permukaan sentuh sebagai pengganti controller
Permukaan sentuh sebagai pengganti controller

Sedangkan untuk gamenya sendiri, kami memainkan cukup banyak. Judul yang sempat kami mainkan adalah Dreadhalls, Protocol Zero Demo, Romans from Mars 360 Demo, FindingVR, Temple Run VR, PolyRunner VR, Shooting Showdown 2 VR, Herobound: First Steps, Cerevrum, dan Shironeko VR Project. Konten video yang kami coba adalah Battle for Avengers Tower, Jurrasic World: Apatosaurus, Relay Cars, dan Ocean Rift Demo. Kami juga menyempatkan diri untuk menonton video 360 dari Oculus 360 Videos.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…