Bos Dev. GTA V Berhenti!

Author
David Novan
Reading time:
January 13, 2016
new-gta-v-pc-screenshot-9-600x338

Keputusan untuk mengubah hidup 180 derajat tampaknya bisa terjadi kapan saja, seperti yang terjadi pada Leslie Benzies, President dari studio Rockstar North, ketika ia memutuskan untuk meninggalkan studio tempat ia memimpin selama lebih dari 15 tahun. Keputusan tersebut diambilnya setelah ia mengambil cuti selama waktu yang sangat lama, yaitu sekitar 17 bulan mulai dari 1 September 2014, tepat setelah ia menyelesaikan game paling populer saat ini, Grand Theft Auto V.

Pencapaian Leslie Benzies bukan hal yang kecil di mata dunia gaming. Berkat kerja kerasnya, ia berhasil menelurkan banyak game kontroversial semenjak 1999, seperti semua game di seri GTA semenjak GTA III. “Kami sangat menghargai kontribusi Leslie untuk Rockstar selama 15 tahun ketika kami bekerja bersama untuk membuat game yang hebat. Leslie telah membantu membangun tim luar biasa yang akan terus membuat pengalaman terbaik untuk fans kami. Untuk itu, Leslie akan selalu menjadi teman bagi perusahaan dan tentu saja kami akan merindukannya, tetapi kami juga mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan,” kata juru bicara Rockstar.

Leslie Benzies - bos Rockstar North, dev. seri game open world ternama GTA akhirnya berhenti bekerja.
Leslie Benzies – bos Rockstar North, dev. seri game open world ternama GTA akhirnya berhenti bekerja.

Menggantikan posisinya di Rockstar North, perusahaan game tersebut menugaskan Aaron Garbut dan Rob Nelson. Keduanya merupakan veteran perusahaan tersebut dan telah bekerja di sana selama 19 tahun. Mereka akan menangani tugas manajemen yang sebelumnya ditangani oleh Leslie. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya studio tersebut, yang pada Oktober 2013, tepatnya beberapa minggu setelah GTA V diluncurkan, Leslie sempat mengatakan telah memiliki ide untuk mengembangkan GTA VI.

Ketika Leslie Benzies meninggalkan perusahaan untuk cuti, sempat dikabarkan ia membeli gereja dengan harga £500.000 atau sekitar Rp10 milyar untuk disumbangkan kepada komunitas di Skotlandia. Leslie sendiri berasal dari Skotlandia. Setelah menyelesaikan GTA V, tampaknya ia merasa perlu mengimbangi komentar negatif mengenai game yang dibuatnya, sehingga ia cuti, membeli gereja, dan berakhir dengan berita pengunduran dirinya dari Rockstar North. Padahal, melalui karyanya di bidang game, ia pernah mendapatkan tempat di Hall of Fame Academy of Interactive Arts & Science pada 2014, bersama dengan Sam & Dan Houser, orang yang membangun Rockstar.

Source: Kotaku

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…