15 Karakter Oriental Video Game Paling Keren!

Reading time:
February 6, 2016
monkey-king1

China adalah salah satu negara superpower dunia saat ini, sebuah fakta yang sulit untuk disangkal begitu saja. Negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia ini sempat diremehkan karena ketidakmampuannya untuk menopang hidupnya sendiri, apalagi ketika kemiskinan menjadi penyakit yang begitu “akut” puluhan tahun yang lalu. Namun menolak untuk menyerah dan mulai berfokus untuk membangun sektor industri dengan daya saing yang luar biasa, terutama dari harga komponen dan tenaga kerja yang teramat murah, China kini tumbuh menjadi kekuatan baru di peta dunia. Satu yang menarik? Dengan keterbukaannya terhadap negara asing, ia juga dilihat sebagai pasar potensial yang sulit untuk dilewatkan begitu saja.

Maka apa yang Anda temukan? Sebuah usaha jelas untuk menarik keuntungan dari keterbukaan ini. Anda bertemu dengan begitu banyak film Hollywood yang kini secara gamblang memuat sedikit aksi di negeri bambu tersebut untuk menarik minta calon penontonnya yang begitu masif dari segi kuantitas. Namun salah satu yang menarik, adalah fakta bahwa hal serupa juga terjadi di video game. Majunya kekuatan China sebagai negara superpower, misalnya, diproyeksikan sebagai fokus oleh Battlefield 4 dengan jalinan konflik yang kian menguatkan statusnya. Ini bisa dilihat sebagai proyeksi dunia nyata, atau sekedar usaha untuk menarik gamer China yang mungkin lebih tertarik melirik rilis ini karena negara mereka dijadikan sebagai fokus cerita. Namun apakah kehadiran elemen oriental di dalam sebuah game selalu diarahkan untuk hal ini? Tentu saja tidak.

Jauh sebelum China diperhitungkan seperti saat ini, ia sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari industri game. Beberapa menjadikan mitologinya sebagai sumber inspirasi untuk dasar cerita game yang tengah mereka kembangkan, beberapa lainnya bahkan menjadikannya sebagai setting utama, sementara tidak sedikit yang melemparkan karakter dengan ciri khas oriental yang kental sebagai usaha untuk membangun identitas game yang lebih multikultural. Untuk urusan yang terakhir ini, industri game sudah melakukan ini sejak dirinya mulai berkembang menjadi industri hiburan yang mainsteam. Hasilnya? Ada begitu banyak karakter oriental dengan desain dan karakteristik keren yang pantas untuk mendapatkan tribut tersendiri.

Beberapa di antaranya memang tidak secara tegas menyebut bahwa diri mereka datang dari dataran China daratan atau Hongkong, misalnya, namun berbagi ciri yang serupa dari nama hingga karakteristik fisik yang serupa dengan yang kita ketahui. Karakter-karakter ini juga tanpa ragu kami masukkan ke dalam toplist yang satu ini.

Lantas, dari semua karakter oriental yang pernah muncul di industri game, siapa yang menurut kami berhasil menyandang predikat sebagai yang terkeren? Berikut adalah list versi JagatPlay:

  1. Lian Xing [Syphon Filter]

lian xing

Berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan franchise game third person shooter yang satu in? Syphon Filter mungkin tak punya lagi kesempatan untuk “hidup kembali” di pertarungan sengit konsol generasi saat ini, namun ia tetap akan jadi memori yang berharga untuk gamer yang sempat mencicipinya di masa lalu. Selain Gabe Logan yang jadi karakter utamanya, ia juga memuat salah satu karakter wanita oriental yang tak mudah dilupakan – Lian Xing. Tak hanya sukses menjadi seorang agen dengan kemampuan otot yang luar biasa, Xing juga memperlihatkan kemampuan otak dan kepemimpinan yang tak bisa diabaikan begitu saja. Ketika dibutuhkan, ia bahkan mampu meracik serum yang dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa begitu banyak orang tidak bersalah.

  1. Yang Fang Leiden [Final Fantasy IV]

yang fang leiden

Harus diakui, bukan perkara mudah untuk menemukan seorang karakter dengan keperawakan oriental yang kuat di sebauh game JRPG. Sebagian besar dari mereka biasanya memuat karakter yang punya satu dari dua kecenderungan: mengusung nama yang sangat kental suasana Jepangnya, atau berakhir dengan nama barat super keren yang tak pernah Anda pikirkan sebelumnya. Di sejarah Final Fantasy yang sudah berlangsung selama puluhan tahun, hanya satu karakter saja yang tampaknya pantas memenuhi kriteria kami – Yang Fang Leiden dari Final Fantasy IV. Kepala plontos dengan seikat rambut, janggut tangguh, dan otot yang masih terlihat solid di usianya yang sudah begitu tua, Leiden tetaplah seorang Monk yang rendah hati dan begitu sopan dibalik potensi kekuatannya yang sebenarnya mampu membuatnya merontokkan siapa dan apa saja. Kualitas yang membuatnya bahkan lebih memesona dibandingkan sebelumnya.

  1. Shao Jun [Assassin’s Creed Chronicles: China]

shao jun

Eksistensi Shao Jun sebagai seorang Assassin memang meninggalkan kesan yang cukup dalam, sebelum Ubisoft “mematikan” mimpi untuk melihatnya di sebuah seri utama Assassin’s Creed yang berakhir jadi sebuah seri spin-off side-scrolling yang tak cukup mengesankan. Shao Jun pertama kali diperkenalkan di Assassin’s Creed: Embers sebagai murid langsung dari Ezio, karakter ikonik seri AC. Keberaniannya untuk menyusuri jauhnya jarak hanya untuk belajar dan memanen kebijaksanaan dari Ezio yang sudah begitu tua di kala itu hanyalah awal dari semua aksi kerennya sebagai seorang Assassin. Mimpi untuk melihatnya di masa depan untuk seri Assassin’s Creed utama dengan setting sejarah China di zaman Dinasti tentu jadi sesuatu yang pantas untuk diantisipasi.

  1. Li Xiangfei [King of Fighters]

li xiangfei

Anda tidak akan bisa membicarakan karakter oriental sama sekali tanpa membahas lusinan karakter bertipe sama yang tersebar hampir di semua produk game fighting. Cina yang dikenal sebagai “rumah” untuk ilmu bela diri artistik – kungfu yang begitu populer di seluruh dunia tentu jadi sesuatu yang selalu bisa masuk ke video game fighting manapun, selama ia diprotet dengan karakter yang keren. Salah satunya adalah sosok Li Xiangfei, salah satu karakter wanita di King of Fighters. Nama dan pakaian yang ia gunakan sudah jelas memproyeksikan siapa dirinya. Mengapa ia keren? Karena keterlibatannya di dalam arena yang penuh dengan petarung bengis ini dimulai dengan usahanya untuk mengejar seorang pencuri makanan yang hendak kabur makan gratis dari restorannya.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…