PlayTest: Gaming Dengan BenQ XL2730Z!

Author
David Novan
Reading time:
February 12, 2016
playtest benq xl2730z

Ketika berbicara dari sisi kesehatan, menjadi seorang gamer sebenarnya merupakan sebuah jalan yang cukup beresiko, sebab kegiatan tersebut memiliki resiko tersendiri yang biasanya tidak ditemui oleh pengguna PC biasa. Masalah yang paling sering menjadi kekhawatiran adalah kesehatan mata gamer, selain tentu saja kurangnya menggerakkan badan akibat terlalu banyak duduk di depan monitor. Untuk masalah tersebut, biasanya memilih monitor dengan kualifikasi tertentu dapat mengurangi resiko penggunaan dalam waktu lama, sesuatu yang sudah menjadi semacam persyaratan untuk gamer.

Demi mengatasi masalah tersebut, sudah banyak produsen monitor yang sengaja merancang produknya untuk mematuhi beberapa persyaratan khusus untuk pengguna gamer. Elemen yang memerhatikan komposisi pewarnaan, cahaya, serta refresh rate merupakan salah satu di antaranya. Namun, pada saat bersamaan monitor tersebut juga harus mampu memberikan kualitas visual yang tinggi; setidaknya sesuai dengan peningkatan teknologi tampilan dari game terbaru.

BenQ XL2730Z merupakan salah satu di antara produk yang mulai memerhatikan kebutuhan khusus gamer. Berbekal refresh rate ultra tinggi 144Hz, bila dibandingkan dengan 60 Hz pada monitor biasa, merupakan elemen khusus yang dibutuhkan untuk gaming. Sebab, semakin tinggi refresh rate tersebut, maka gerakan obyek yang dilihat oleh gamer di layar akan semakin mulus.

Monitor ini memiliki controller terpisah untuk memudahkan Anda memilih preset grafis
Monitor ini memiliki controller terpisah untuk memudahkan Anda memilih preset grafis

Selain itu, monitor ini juga memberikan fitur lain berupa Motion Blur Reduction untuk mengurangi buram akibat motion blur ketika menggerakkan kamera dengan cepat di game FPS, Response Time 1ms yang semakin memperjelas obyek dalam gerakan cepat di layar, serta Low Blue Light untuk mengurangi spektrum cahaya biru yang biasanya mampu membuat mata lelah dan tidak jarang menimbulkan kerusakan mata. Semua itu tentunya akan memengaruhi pengalaman bermain kami di monitor tersebut pada sesi PlayTest kali ini.

Keberadaan fitur refresh rate 144Hz pada monitor ini sangat penting untuk gamer, terutama gamer kompetitif. Sebab, tingginya refresh rate tersebut dapat menjamin dan memengaruhi output frame rate yang dilihat gamer ketika bermain. Terlebih lagi bila Anda menggunakan V-Sync pada opsi grafis demi menghilangkan “Tearing” atau gambar yang terlihat tertinggal dan seperti kertas robek ketika bermain game dengan kecepatan tinggi. Biasanya, monitor dengan 60Hz hanya memiliki frame rate maksimum 60 fps ketika menggunakan V-Sync. Namun dengan 144Hz, frame rate maksimum ketika bermain dengan menggunakan V-Sync dapat mencapai 144 fps!

Mendapatkan frame rate hingga 144 fps ketika menggunakan V-Sync tentu saja mengindikasikan kami juga harus pilih-pilih untuk game yang digunakan. Sebab, game terbaru membutuhkan spesifikasi PC yang begitu tinggi hanya untuk mencapai 60 fps saja, terlebih lagi untuk 144 fps. Oleh sebab itu, kami memilih game kompetitif seperti Battlefield 3, CSGO, dan DoTA 2 untuk dimainkan di sini. Selain semua game tersebut membutuhkan frame rate tinggi dan Tearing-free gameplay untuk mendapatkan hasil di atas rata-rata, semuanya dapat berjalan di atas 144 fps dengan Rig Gaming yang kami gunakan. Selain itu, kami juga memainkan Bioshock Infinite pada 144 fps dan Rise of the Tomb Raider pada 60 fps. Berikut spesifikasi Rig Gaming yang kami gunakan:

  • Motherboard: Gigabyte X99 SOC Force
  • Prosesor: Intel Core i7 5960X @3.00 GHz
  • RAM: Kingston HyperX 16 GB DDR4
  • Graphics Card: ASUS ROG Matrix Platinum GTX 980 Ti GDDR5 6144 MB
  • SSD: Kingston HyperX Fury 240 GB

Pada PlayTest kali ini, kami memotret langsung layar monitor ketika bermain. Oleh sebab itu, kualitas foto yang dihasilkan tentunya akan lebih rendah bila dibandingkan dengan aslinya. Meskipun fotonya akan terlihat lebih terang dibandingkan tampilan asli, tetapi kami nantinya akan menjabarkan seperti apa tampilan sebenarnya ketika bermain. Sebagai tambahan, kami juga memberikan screen capture dari momen yang sama ketika foto tersebut diambil.

Counter Strike: Global Offensive

Counter-strike Global Offensive merupakan game FPS Online kompetitif yang memiliki banyak pemain saat ini. Itu sebabnya memiliki perangkat dengan kemampuan visual yang mampu menunjang kinerja tertinggi merupakan keharusan. Apalagi bila ketika bermain Anda dapat menemukan frame rate pada 144 fps, dimainkan pada setting grafis tinggi, dan layar lebar. Seharusnya semua itu dapat memberikan kemudahan untuk mendapatkan kill-count yang tinggi. Berikut spesifikasi minimum yang dibutuhkan untuk memainkan game ini:

  • Processor: Intel Core 2 Duo E6600 / AMD Phenom X3 8750
  • Memory: 2 GB RAM
  • Graphics: VRAM 256 MB DirectX 9-compatible dengan Pixel Shader 3.0
  • Storage: 8 GB

Untuk memainkan game ini, kami menggunakan setting yang tinggi, yaitu High dengan resolusi 2560×1440 (2K). Kami juga tidak lupa untuk menghidupkan opsi V-Sync supaya kelebihan utama monitor ini, yaitu refresh rate 144Hz dapat terlihat. Berikut detail mengenai setting grafis yang kami gunakan untuk memainkan game ini:

playtest benq xl2730z

Ketika kami memainkan CSGO, kelebihan utama dari monitor ini langsung terlihat. Berkat tingginya frame rate, yaitu 144 fps ditambah dengan V-Sync, permainan menjadi luar biasa mulus. Bahkan menurut salah satu rekan kami yang merupakan gamer CSGO veteran, tampilan tersebut luar biasa nyaman dan menyerang musuh menjadi jauh lebih mudah. Berkat resolusi 2K dan layar 27 Inci, menyerang musuh yang jauh menjadi begitu mudah.

 

playtest benq xl2730z playtest benq xl2730z

Kualitas tampilannya sendiri juga tidak kalah menarik. Kejernihan tampilan yang mampu diberikan oleh monitor ini begitu mantap. Ketika bermain, kami juga dapat dengan mudah membedakan siluet kepala musuh yang bersembunyi di depan latar belakang gelap. Warna yang dihasilkannya juga begitu mantap dan kami sangat puas bermain CSGO ketika menggunakan monitor ini.

 

playtest benq xl2730z playtest benq xl2730z
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…