Homefront: The Revolution Usung Microtransactions

Author
David Novan
Reading time:
February 3, 2016
homefront the revolution1

Kabar mengenai digunakannya sistem mikrotransaksi dalam game Homefront: The Revolution bagi beberapa kalangan gamer menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan. Game FPS dengan tema perang kemerdekaan modern Amerika tersebut sempat dikabarkan akan memberikan akses pemainnya untuk membeli benda berisi loot gear tempur. Menjawab kekhawatiran tersebut, Fasahat Salim selaku Game Designer dari Dambuster Studios, developer yang bertanggung jawab atas pembuatannya menegaskan game tersebut tidak akan condong kepada Pay-to-win.

Penjelasan tersebut terungkap pada wawancaranya dengan GameSpot. Menurut Salim, mikrotransaksi pada game tersebut nantinya hanya untuk mempermudah gamer dengan waktu sedikit untuk mengejar ketinggalannya. Ia juga memastikan semua konten yang didapatkan dari loot berbayar tersebut pada dasarnya dapat ditemukan di dalam game. Jadi, gamer lain juga bisa mendapatkan konten tersebut tanpa harus membelinya.

“Game ini sama sekali tidak pay-to-win karena semua konten berbayar tersebut tersedia secara gratis di dalam game melalui permainan normal,” kata Salim. Ia juga menambahkan, “Kami hanya menawarkan kesempatan untuk gamer yang tidak punya banyak waktu untuk juga mendapatkan semua benda tersebut. Jadi sebenarnya semua itu hanya penghemat waktu belaka.”

Homefront: The Revolution dipastikan hadir dengan microtransactions. Satu yang menarik? Mereka menjamin bahwa semua DLC di masa depan akan ditawarkan secara cuma-cuma.
Homefront: The Revolution dipastikan hadir dengan microtransactions. Satu yang menarik? Mereka menjamin bahwa semua DLC di masa depan akan ditawarkan secara cuma-cuma.

Selain loot tersebut, semua konten tambahan yang ditawarkan dalam game akan gratis, misalnya beragam misi tambahan. “Semua konten akan tersedia gratis dan setelah rilis nanti kami akan terus memberikan misi baru selama setidaknya setahun,” jelas Salim. “Akan selalu ada konten baru yang tersedia gratis, supaya gamer dapat terus menemukan sesuatu untuk dimainkan,” tambah Salim.

Homefront: The Revolution versi US menurut rencana akan dirilis pada 17 Mei 2016 nanti. Game ini juga dirilis untuk banyak sistem, yaitu PS4, Xbox One, dan PC. Sedangkan versi selain US akan dirilis beberapa hari kemudian, yaitu pada 20 Mei.

Source: Gamespot

Load Comments

PC Games

August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…

PlayStation

August 15, 2022 - 0

Review Digimon Survive: Seru Iya, Bosan Juga Iya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Digimon Survive? Mengapa kami menyebutnya…
July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…