Metro 2033 Akan Melangkah ke Layar Lebar?

Author
David Novan
Reading time:
March 16, 2016
Metro 2033 Redux JagatPlay (60)

Ketika komik diubah ke dalam film layar lebar, terutama oleh Hollywood, entah mengapa hasilnya jauh lebih sukses bila dibandingkan dengan film adaptasi game. Bila dikatakan cerita dalam game kurang digarap oleh penulis dari developernya, tentu akan banyak pihak yang berkata hal itu tidak benar. Karena penulis dari game kaliber AAA tidak kalah kualitasnya, bahkan bisa lebih tinggi dari film Hollywood. Lalu, bagaimana bila Hollywood ingin membuat film layar lebar adaptasi game, tetapi menggunakan novel yang mendasari cerita di gamenya? Inilah yang akan dihadapi oleh Metro 2033!

Melalui berita dari Variety, buku yang telah menghasilkan dua game Metro 2033 sedang digarap oleh Hollywood menjadi film. Pengarang buku tersebut, Dmitry Glukhovsky telah bekerja sama langsung dengan produser Michael De Luca dan Stephen L’Heureux guna mewujudkan proyek tersebut. “Novel saya dan saya sendiri telah menunggu hal ini menjadi kenyataan selama 10 tahun,” kata Dmitry. Keberhasilan adaptasi novel tersebut ke dalam dua game yang dikembangkan oleh 4A Games dan dipublikasikan oleh THQ tampaknya menjadi alasan kuat dari pembuatan film tersebut.

Setelah sukses diadaptasikan dalam dua seri game, novel Metro 2033 kabarnya juga akan menuju layar lebar.
Setelah sukses diadaptasikan dalam dua seri game, novel Metro 2033 kabarnya juga akan menuju layar lebar.

“Sebelumnya saya sangat khawatir menyerahkan ‘bayi’ saya ke produser Hollywood untuk dibuat adaptasi filmnya, tetapi sekarang saya merasa ia telah ada di tangan yang tepat. De Luca dan L’Heureux memiliki visi yang tepat untuk proyek ini, dan saya merasa terhormat bekerja bersama mereka,” tegas Dmitry. Tampaknya prospek untuk membuat cerita yang tidak mengecewakan mengenai petualangan seseorang yang bertahan hidup dari perang dunia ketiga, dengan cara bersembunyi di jalur kereta bawah tanah tersebut dirasa besar terjadi oleh pengarangnya. Namun seperti film adaptasi game dari Hollywood lainnya, hanya waktu yang bisa menjawab apakah kali ini akan berbeda dengan kegagalan lainnya.

Source: Eurogamer

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…