Review Stardew Valley: Kebun, Tarung, Cinta!

Author
David Novan
Reading time:
March 16, 2016
001
Stardew Valley menunjukkan game farming bisa dibuat menjadi begitu menarik

Rasanya tidak berlebihan bila dikatakan game bertemakan simulasi kehidupan di peternakan bukan untuk semua gamer. Pasalnya, game seperti itu memiliki kecepatan gameplay yang lambat, sangat lambat malahan. Hanya mengerjakan hal yang sama dan rutinitas bertani dapat membuat gamer, terutama bila menyukai game action, merasa sangat bosan dan mengantuk. Namun, apa jadinya bila kecepatannya dinaikkan sedikit dan ditambahkan bumbu lain di dalam gameplay-nya, misalnya crafting dan action melawan monster? Jawabannya dapat Anda temukan di dalam Stardew Valley.

Farming hanyalah sebagian kecil dari yang bisa dilakukan di game ini
Farming hanyalah sebagian kecil dari yang bisa dilakukan di game ini

Ternyata kombinasi dari bertani, beternak, bersosialisasi, crafting, dan action dapat dirangkum dengan baik di dalam Stardew Valley! Meskipun tampaknya gameplay tersebut seperti mengaduk ramuan dengan beragam bahan yang bertolak belakang, ternyata semuanya dapat klop bila dicampurkan dengan benar. Hasil dari ramuan tersebut adalah game yang begitu sulit untuk ditinggalkan begitu Anda telah memainkannya. Bahkan presentasi tampilan grafis yang “ketinggalan zaman” sekalipun tidak mampu menggoyahkan keasyikan bermain, setidaknya itulah yang kami rasakan sampai bisa lupa waktu!

Bersosialisasi adalah salah satu fitur yang menarik di dalam game ini
Bersosialisasi adalah salah satu fitur yang menarik di dalam game ini

Gameplay dalam Stardew Valley memang terdengar sangat kompleks. Apalagi bila membayangkan begitu banyak fitur yang dicampurkan di dalamnya. Uniknya, semua itu ternyata direpresentasikan dalam gameplay yang sederhana dan mudah dikuasai. Semua pengendalian dapat dengan mudah dilakukan tanpa banyak prosedur, entah itu untuk bertani, crafting, ataupun bertarung melawan monster. Game ini juga tidak banyak basa-basi dan langsung membawa Anda menuju permainan, tidak seperti game serupa yang mampu membuat pemainnya bodan dan ketiduran karena terlalu lama menjelaskan prosedur untuk bertani.

Bertarung melawan monster ala Action RPG juga dapat ditemukan di dalam game ini
Bertarung melawan monster ala Action RPG juga dapat ditemukan di dalam game ini

Stardew Valley juga mampu memberikan beberapa kejutan baru, bahkan setelah kami memainkannya cukup lama. Tidak hanya sekali kami menemukan hal baru yang memberikan elemen baru untuk dieksplorasi di dalam permainan. Misalnya, ketika kami merasa bertani dan menjual hasil panen saja sudah cukup, ternyata game ini memberikan fitur baru untuk menggunakan semua hasil panen tersebut ke dalam sesuatu yang baru, seperti memasak dan diberikan ke “makhluk gaib” untuk mendapatkan beragam hadiah yang menarik. Hal kecil seperti inilah yang mampu membuat Anda tidak dapat menarik diri dari Stardew Valley dan sulit untuk menekan tombol keluar dari game.

Bosan bertani? Memancing saja!
Bosan bertani? Memancing saja!

Ceritanya Sederhana

Gameplay dalam Stardew Valley mendapatkan posisi paling tinggi dibandingkan faktor lain dalam game ini. Hal ini terbukti dengan narasi ceritanya yang tidak terlalu dalam dan membuat penasaran. Tidak ada skema besar yang ada di dalam hidup karakter utama. Ia hanyalah orang yang bosan hidup sebagai satu gerigi kecil di dalam mesin perusahaan besar bernama Joja Corporation. Perusahaan yang membuat manusia seperti mesin dan bekerja sampai mati tersebut memiliki begitu banyak tangan, salah satunya adalah Joja Cola yang dibuat seperti mengejek Coca Cola dan pertokoan Joja Mart.

Ceritanya dibawakan dengan sederhana dan tidak terlalu serius
Ceritanya dibawakan dengan sederhana dan tidak terlalu serius

Berkat bantuan surat peninggalan kakeknya, hidup karakter utama yang Anda kendalikan berubah total. Kini, ia dapat memanfaatkan ladang warisan kakeknya untuk memulai hidup baru di pedesaan. Namun, keadaan dari ladang tersebut jauh dari ideal, karena ia telah sangat lama tidak diurus. Selain itu, ancaman Joja Corporation juga terasa sampai di desa kecil bernama Pelican City ini. Perusahaan rakus itu berusaha untuk mengambil sedikit demi sedikit desa ini untuk dijadikan ladang uangnya.

Selebihnya, Anda hanya berusaha untuk hidup dan mengembangkan ladang yang dimiliki menuju kejayaannya. Cerita yang akan Anda temukan hanya berasal dari beragam masalah yang ditemui oleh penduduk desa Pelican. Masalah tersebut nantinya akan dirangkum ke dalam berbagai misi kecil, misalnya mencari kapak ahli bangunan yang hilang, menyelidiki suara yang berasal dari saluran pembuangan air desa, atau sesuatu yang konyol, seperti mencari celana milik kepala desa yang hilang!

Event yang berhubungan dengan NPC biasanya memberikan fitur dan tutorial baru
Event yang berhubungan dengan NPC biasanya memberikan fitur dan tutorial baru

Event yang cukup besar dapat ditemukan ketika Anda sampai pada hari besar atau liburan. Pada hari tersebut, Anda diberikan pilihan untuk mengikuti acara yang diadakan oleh seisi penduduk desa atau tidak peduli dan mengurusi kepentingan Anda sendiri. Apapun yang Anda pilih tidak begitu memengaruhi pendapat penduduk terhadap Anda, dan event tersebut berguna untuk mendapatkan hadiah yang berguna.

Event besar biasanya terjadi pada saat hari besar dan liburan
Event besar biasanya terjadi pada saat hari besar dan liburan

Review ini menggunakan testbed dari:

ROCCAT-Logo_Horizontal_2015_STR_BLK_NoBG

Dikerjakan Dengan ROCCAT Isku FX, ROCCAT Kone Pure,ROCCAT Hiro, dan ROCCAT Kave XTD Digital

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…