Preview Dead or Alive Xtreme 3: Bukan Soal Voli Pantai!

Reading time:
March 31, 2016
Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (1)

Gameplay, cerita, dan karakter wanita, Anda mungkin bisa percaya atau tidak, namun dua dari tiga elemen yang seharusnya jadi bagian tak terpisah untuk menilai kualitas sebuah game tak akan perna h berlaku untuk game racikan Team Ninja dan Koei Tecmo – Dead or Alive Xtreme 3. Anda dan saya tak akan pernah bertemu dengan gamer manapun di tengah jalan yang baru saja membeli game ini yang memang tertarik untuk memainkannya karena gameplaynya yang unik dan menarik atau karena kekuatan cerita yang mampu menggerakkan hati. Siapapun yang membeli Dead or Alive Xtreme 3 yang kini tersedia untuk Playstation 4 dan PS Vita punya satu misi utama yang sama, dan bisa kami pastikan, tak akan pernah berpusat pada permainan voli pantai yang ia tawarkan. Menunggu cukup lama, kesempatan untuk mencicipi game ini akhirnya tiba!

Kesan Pertama

Sejak pertama kali diperkenalkan kepada publik, Team Ninja memang terus “menjual” nama Soft Engine 2.0 sebagai salah satu nilai jual utama Dead or Alive Xtreme 3. Memanfaatkan kekuatan konsol generasi saat ini yang tentu saja lebih baik, ia diklaim sebagai sebuah engine yang mampu menciptakan efek model karakter yang lebih realistis dengan gerak tubuh yang juga mirip dengan dunia nyata. Hal yang bisa dibilang, berhasil dan tidak ketika kami menjajalnya secara langsung. Soft Engine 2.0 memang membuat DOAX 3 ini terlihat luar biasa, terutama dari desain karakter wanitanya yang memang tak pernah mengecewakan. Namun realistis? Tunggu dulu. Ia memang membuat mereka terlihat jauh lebih menarik, namun kualitas dan detail yang Anda dapatkan lebih mirip sebuah pencitraan boneka yang tiba-tiba hidup di dunia nyata. Mulus, putih, tanpa cacat, Anda bahkan tak akan menemukan pori-pori apapun untuk menyebut mereka terlihat lebih “realistis”.

Maka seperti judul yang kami sebut di atas, voli pantai atau rangkaian mini  game yang diusung DOAX 3 memang tak pernah jadi fokus. Fokusnya selalu soal membawa sensualitas karakter-karakter wanita super menarik Dead or Alive ke tingkat yang baru, membawa mereka ke pantai dengan pakaian renang yang bisa membuat pria manapun menoleh dan terdiam, dan dengan pose super seksi yang diikuti denga voice acting yang juga mendukung atmosfer tersebut. Itulah kekuatan utama DOAX 3 dan semua gamer yang mencicipi game ini mengerti akan hal tersebut. Soft Engine 2.0 juga memungkinkan efek kehancuran pakaian dan yang cukup mengejutkan, efek kulit yang menggelap ketika terpapar terlalu banyak sinar matahari – bahkan dengan garis pakaian renang yang Anda kenakan sebelumnya.

Tak banyak berbeda dengan seri DOAX sebelumnya, fokusnya adalah mendekatkan diri dengan karakter wanita favorit Anda lewat beragam mini game yang ada, memberikan mereka hadiah dan terus berjuang untuk mengumpulkan lebih banyak resource untuk melakukan rutinitas yang sama terus-menerus, hingga beragam konten rahasia mengemuka keluar. Ada kasino untuk menguji peruntungan juga di sini. Walaupun terdengar sederhana, tutorial hanya berbasis teks cukup untuk membuat beberapa mekanik gameplay membingungkan, seperti sistem “Girl Mode” dan “Owner Mode” yang masing-masing punya fungsi yang berbeda di dalamnya.

Hampir mencapai 8 jam permainan dan kami sendiri masih belum menjadikan semua karakter wanita yang ada sebagai partner, sekaligus membuka beragam mode “rahasia” yang selama ini dirumorkan ada. Walaupun sensualitas adalah nilai jual, bukan berarti ia tidak bisa tampil fun. Permainan bola voli pantai yang mungkin tak akan bisa Anda temukan di industri game lagi saat ini berakhir dengan mekanik yang cukup menyenangkan untuk dinikmati, termasuk minim game lain seperti tarik tambang dan tarung pantat di dalamnya. Ini adalah tipe game yang ingin Anda mainkan sembari lalu, atau dengan fokus ekstra jika memang otak Anda sulit melupakan salah satu karakter wanita di dalamnya.

Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, izinkan kami melemparkan segudang screenshot fresh from oven di bawah ini untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran soal apa itu Dead or Alive Xtreme 3. Tentu saja, semua konten di bawah ini tidak cocok untuk mereka yang masih berada di bawah umur, sesuatu yang seharusnya sudah Anda mengerti dan pahami ketika masuk dan membaca artikel ini. Enjoy!

PS: Klik Gambar untuk Memperbesar!

Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (149) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (29) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (37) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (74) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (79) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (92) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (99) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (117) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (129) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (138) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (140) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (144) Dead or Alive Xtreme 3 Playstation 4 (160)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

July 30, 2021 - 0

Review Samurai Warriors 5: Huru-Hara Cabut Nyawa!

Apakah sebuah video game harus menyuntikkan sebuah cerita berat penuh…
July 28, 2021 - 0

Review Scarlet Nexus: Gila Bercampur Seru!

Selama bukan sesuatu yang mereka adaptasikan dari anime populer misalnya,…
June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…