Capcom Tunda Rilis Resident Evil: Umbrella Corps

Reading time:
April 7, 2016

Di tengah usaha mereka untuk kembali ke akar Resident Evil masa lampau, terutama lewat beragam proyek Remaster dan Remake yang tengah dikerjakan, Capcom juga tak berhenti mendorong pendekatan cita rasa action yang sering jadi keluhan gamer di beberapa seri terakhir ini. Salah satu proyek teranyar bahkan membawanya ke tingkat lebih jauh, sebuah game multiplayer kompetitif yang akan membawa Anda berperan sebagai salah satu kubu yang berusaha menghabisi kubu lain di tengah wabah zombie yang ada. Kerennya lagi? Capcom juga mengklaim bahwa Anda  bisa memanfaatkan kepungan zombie yang dikendalikan AI untuk kepentingan strategis tertentu. Benar sekali, kita tengah membicarakan Umbrella Corps.

Beberapa Anda mungkin tak tertarik melihat apa yang berusaha ia tawarkan di serangkaian demo awal, namun kami yakin, tak sedikit juga dari Anda yang tak sabar lagi mencicipi apa yang disuntikkan Capcom di dalamnya. Lewat sebuah video terbaru, Umbrella Corps merilis informasi lebih detail soal fitur kustomisasi yang ada. Memenangkan pertempuran akan memberikan Anda ekstra poin yang bisa digunakan untuk membeli varian helm, topeng, pakaian, hingga Zombie Jammer untuk karakter yang Anda gunakan.  Tak hanya itu, fitur kustomisasi ini juga berlaku di senjata yang bisa dibongkar-pasang dengan aksesoris yang akan mempengaruhi performa. Bersama trailer ini, Umbrella Corps juga hadir dengan tanggal rilis baru.

Resident Evil: Umbrella Corps kini mendapatkan tanggal rilis baru - 21 Juni 2016.
Resident Evil: Umbrella Corps kini mendapatkan tanggal rilis baru – 21 Juni 2016.

Capcom ternyata memutuskan untuk menunda rilis Umbrella Corps yang akan ditawarkan sebagai game pay to play pada umumnya ini. Melenceng dari awal rencana rilis untuk bulan Mei 2016, Capcom memutuskan untuk menendang game ini ke tanggal 21 Juni 2016 mendatang. Umbrella Corps akan dirilis untuk Playstation 4 dan PC.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik untuk mencicipinya?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…