No Man’s Sky Perlihatkan 21 Menit Gameplay Baru

Reading time:
April 12, 2016

Salah satu game paling ambisius yang dirilis tahun ini , tak ada kalimat lagi yang lebih tepat untuk menjelaskan posisi game racikan Hello Games – No Man’s Sky. Bagaimana tidak? Terlepas dari genre yang memang kian meraih popularitas saat ini, apalagi lewat kesuksesan yang diraih oleh Star Citizen, ia berusaha menawarkan sebuah game eksplorasi luar angkasa yang berbeda. Lewat sistem procedural generating, ia menawarkan kesempatan untuk menjelajahi luasnya semesta dan bertemu dengan begitu banyak planet yang masing-masing punya ekosistemnya sendiri-sendiri. Begitu luasnya, hingga hampir mustahil untuk singgah di setiap dari planet ini, bahkan hingga Anda menghabiskan waktu hingga miliaran tahun ke depan. Namun anehnya, banyak gamer yang masih belum mengerti apa itu No Man’s Sky.

Selama kurun beberapa bulan terakhir, informasi soal sistemnya yang mengagumkan memang sudah mengemuka di permukaan. Tapi apakah eksplorasi planet menjadi satu-satunya inti gameplay No Man’s Sky? Tentu saja tidak. Dalam sesi demo gameplay terbaru bersama dengan situs gaming IGN, Hello Games memperlihatkan beberapa mekanik gameplay baru. Sistem tambang untuk mengembangkan perlengkapan atau senjata yang lebih baik serta pertempuran di luar angkasa jadi highlight tersendiri. Mekanisme lain seperti kebutuhan untuk mempelajari bahasa asing para alien yang ditemui untuk sistem komunikasi yang lebih baik juga salah satu fitur baru yang terlihat super menarik.

Sesi demo terbaru bersama IGN memperlihatkan aspek gameplay baru No Man's Sky.
Sesi demo terbaru bersama IGN memperlihatkan aspek gameplay baru No Man’s Sky.

No Man’s Sky sendiri rencananya akan dirilis pada 21 Juni 2016 mendatang untuk Playstation 4 dan PC. Berapa banyak dari Anda yang tertarik untuk membeli game ini dari hari pertama rilis?

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…