Menjajal Beta Overwatch: Adiktif dan Fun!

Reading time:
May 12, 2016

Desain Karakter yang Mengagumkan!

Desain karakter di Overwatch memang pantas mendapatkan acungan jempol tersendiri.
Desain karakter di Overwatch memang pantas mendapatkan acungan jempol tersendiri.

Salah satu hal yang membuat kami jatuh hati dengan Overwatch dan langsung merasa condong ke dirinya dibandingkan dengan Battleborn adalah desain karakter yang ditawarkan Blizzard di dalamnya. Ia menghadirkan beberapa karakter yang akan membuat Anda terpesona sejak awal permainan. Kita tak hanya membicarkan soal kekuatan dan identitas skill mereka yang unik saja, tetapi juga bagaimana Blizzard mampu membuat Overwatch hadir dengan latar belakang karakter yang juga bisa dibilang, menarik untuk dieksplorasi.

Karakter-karakter ini terasa berbeda tak hanya dari tampilan visual saja, tetapi juga kepribadian dan bahasa yang mereka gunakan.
Karakter-karakter ini terasa berbeda tak hanya dari tampilan visual saja, tetapi juga kepribadian dan bahasa yang mereka gunakan.
*Shouting in Japanese*
*Shouting in Japanese*

Anda akan bertemu dengan Gorilla super cerdas dengan senjata plasma listriknya, seorang penembak super lincah yang bisa mengendalikan waktu, hingga seorang pengamat iklim yang bisa mengendalikan es sebagai elemen utamanya. Kerennya lagi? Mereka tak hanya sekedar berbeda secara fisik. Overwatch mungkin tak menawarkan mode campaign untuk memperlihatkan lore dari sudut pandang yang lebih baik, namun ia tak menghalangi Anda untuk setidaknya menangkap darimana setiap karakter ini dan kira-kira seperti apa kepribadian mereka. Kuncinya? Bahasa. Pertarungan global ini memuat beberapa karakter yang meneriakkan bahasa Jepang ketika mengeluarkan skill andalannya, bahasa Korea ketika mecha yang ditungganginya rusak, bahasa Inggris dengan aksen China yang kental, hingga seorang Dwarf dengan aksen Sweden yang kental. Fakta bahwa Anda tak berperan sebagai orang kulit putih dengan bahasa Inggris dengan aksen standar jadi sebuah nilai jual tersendiri untuk Overwatch, setidaknya di mata kami. Fakta bahwa beberapa hadir dengan frasa dan bahasa yang mungkin tak Anda mengerti yang sekaligus menjelaskan region asal mereka masing-masing adalah sebuah sentuhan yang pantas untuk diacungi jempol.

Namun tak sekedar soal tampilan fisik dan kepribadian saja, Blizzard juga pantas mendapatkan apresiasi untuk desain skill karakter yang memperkuat peran mereka masing-masing, sekaligus berhasil melebur banyak gaya permainan yang memungkinkan Anda untuk berkontribusi dengan begitu banyak cara. Salah satu karakter yang membuat kami takjub? Torbjorn.

Karakter dengan skill utama membangun Turret di sebuah game shooter cepat? Kenapa tidak!
Karakter dengan skill utama membangun Turret di sebuah game shooter cepat? Kenapa tidak!
Tiap karakter akan menuntut gaya permainan yang berbeda.
Tiap karakter akan menuntut gaya permainan yang berbeda.

Jika Anda dan saya berbicara soal mungkin atau tidaknya seorang karakter yang mengandalkan skill untuk membangun turret di sebuah pertarungan yang berjalan super cepat bisa diimplementasikan atau tidak? Saya mungkin akan tertawa keras. Namun percaya atau tidak, hal inilah yang berhasil dilakukan oleh Blizzard. Torbjorn dengan palu ajaibnya adalah karakter yang punya kemampuan unik untuk membangun Turret dan meningkatkan kekuatannya di tengah sebuah game FPS super cepat dengan pertarungan begitu dekat. Ketika Anda menggunakan Reinhardt yang punya sebuah perisai Plasma raksasa untuk melindunginya dari tembakan, gaya bermain Anda juga tentu harus berubah. Setiap karakter punya ritme permainan yang berbeda-beda tak hanya karena runtut skill yang mereka bangun, tetapi juga cara senjata mereka bekerja. Menakjubkannya lagi? Kami sama sekali tak punya keluhan untuk karakter yang hanya diperkuat dengan senjata melee saja.

Seberapa
Seberapa “unik” tiap karakter ini? Mereka bahkan hadir dengan bunyi derap kaki berbeda.

Seberapa unik lagi karakter ini dibangun? Blizzard bahkan menerapkan suara derap kaki yang berbeda untuk tiap karakter yang ada. Jika Anda memerhatikannya lebih dalam, Anda bahkan sudah bisa mengetahui karakter-karakter apa saja yang berada di sekitar Anda dengan hanya mendengarkan seperti apa bunyi langkah mereka. Kemampuan Blizzard untuk membangun karakter-karakter yang berhasil menghadirkan identitas unik mereka dan terasa begitu berbeda satu sama lain ini memang pantas untuk diacungi jempol. Cukup membuat Anda berharap dan bermimpi untuk sebuah mode campaign suatu saat di masa depan.

It’s Blizzard!

It's Blizzard!
It’s Blizzard!

Kekhawatiran lain yang mungkin dipikirkan adalah fakta bahwa ia adalah game berbasis multiplayer, yang sayangnya di beberapa kasus seperti Evolve misalnya, tak jadi jaminan bahwa Anda akan mendapatkan pengalaman yang sudah Anda bayar sebelumnya. Bahwa selalu ada kesempatan bahwa game-game seperti ini berakhir ditinggalkan begitu saja oleh komunitasnya dalam beberapa bulan rilis dan game ini akan berakhir di sudut ruangan kamar Anda tanpa tersentuh sama sekali. Hasilnya? Anda merasa bahwa investasi uang ratusan ribu Rupiah Anda berakhir sia-sia. Apakah kasus yang sama akan terjadi di Overwatch? Memang terlalu awal untuk memutuskan tapi kami sendiri punya satu kata kunci untuk merasa sedikit lebih optimis – Blizzard.

Blizzard bukanlah developer yang bisa Anda pandang sebelah mata begitu saja, dengan kualitas game-game yang tak perlu lagi diragukan. Ada dua hal yang cukup membuat Overwatch terasa lebih menjanjikan – bahwa developer ini punya komitmen besar untuk terus membuat game-game ini terus aktif dan tentu saja, konten baru yang siap untuk terus ditawarkan di masa depan. Diablo 3 adalah contoh mimpi buruk Blizzard dimana rilis awalnya berakhir dengan lebih banyak kritik dan tanda tanya. Blizzard mengerti, menerima semua feedback yang ada, dan kemudian perlahan tapi pasti mulai mengubahnya menjadi game yang kini meraih respon begitu positif dari banyak fans. Jika melihat kesuksesan yang berhasil mereka raih dengan Heartstone dan Heroes of the Storm yang juga didukung komunitas yang aktif, Anda tak perlu khawatir Overwach akan “mati muda”.

Ada kesempatan bahwa game ini juga akan terus berjalan dinamis walaupun sudah memasuki bulan-bulan rilis setelahnya. Blizzard sendiri sudah mengemukakan komitmen mereka untuk terus menelurkan tak hanya item kosmetik dan beberapa  mode baru (termasuk Ranked yang belum dibuka, bahkan hingga saat rilis nanti), mereka juga akan secara konsisten melakukan balancing dan menawarkan hero-hero baru. It’s Blizzard, sebuah nama yang cukup untuk membuat rasa khawatir Anda sedikit sirna. Dan ini bukan pernyataan yang muncul karena kami berakhir fanboy atau sejenisnya, namun sebuah pendekatan yang lebih rasional.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…