Sony: PS4 Pro Untuk Cegah Gamer Pindah ke PC

Reading time:
September 9, 2016
ps4-pro-logo

Apa yang mendasari strategi untuk mengeluarkan sebuah iterasi konsol dengan perbedaan performa untuk generasi saat ini? Langkah yang sudah ditempuh Microsoft via Project Scorpio dan Sony via Playstation 4 Pro ini memang menjadi langkah unik yang belum pernah ada di bisnis konsol sebelumnya. Walaupun keduanya menjadikan pengalaman gaming di resolusi 4K dan visualisasi lebih mumpuni sebagai nilai jual, namun mereka juga menjanjikan performa lebih baik untuk Anda yang masih bertahan di resolusi Full HD 1080p. Bagi Sony sendiri yang baru mengumumkan eksistensi PS4 Pro beberapa waktu lalu, langkah ini juga dibutuhkan untuk satu hal yang tak kalah krusial – mencegah gamer melirik dan berpindah ke PC.

Hal ini diungkapkan oleh president Sony sendiri – Andrew House dalam wawancaranya dengan The Guardian. Ia secara terbuka menyebut bahwa saingan utama Playstation sebenarnya bukan Xbox, melainkan PC. Berdasarkan data yang dihimpun selama ini, ada kecenderungan bahwa gamer biasanya akan mulai berpindah ke PC di tengah usia konsol untuk mendapatkan pengalaman gaming dengan kualitas visual terbaik. PS4 Pro didesain untuk mencegah hal tersebut dan memastikan gamer-gamer ini bertahan di eksosistem Playstation itu sendiri. Mereka akan bisa menikmati game-game tersebut dengan kualitas terbaik dan tertinggi yang bisa didapatkan.

Melihat tren sebelumnya dimana gamer pindah ke PC di tengah usia konsol untuk visual terbaik, Sony mendesain PS4 Pro untuk mencegah hal tersebut terjadi.
Melihat tren sebelumnya dimana gamer pindah ke PC di tengah usia konsol untuk visual terbaik, Sony mendesain PS4 Pro untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Sony sendiri berencana untuk merilis Playstation 4 Pro di tanggal 10 November 2016 mendatang dengan kisaran harga sekitar USD 399. Bagiamana dengan Anda sendiri? Apakah menurut Anda kehadiran PS4 Pro akan cukup kuat untuk mencegah gamer yang haus visual terbaik untuk pindah ke PC?

Source: The Guardian

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…