Rilis Battlefield 1 Lebih Sukses Daripada BF4 dan BF Hardline

Reading time:
October 24, 2016
battlefield-1-single-player-jagatplay-148

Apa lah arti sebuah hype jika ia tak bisa diterjemahkan menjadi penjualan? Developer dan publisher bisa saja menerima pujian atau respon super positif ketika game-game terbaru mereka dilepas ke pasaran, apalagi dengan hype yang membuatnya terus dibicarakan, namun tak akan berarti apapun jika ia berakhir tak berkontribusi sama sekali. Berita baiknya? Hal ini tak terjadi dengan seri game FPS terbaru racikan DICE dan EA – Battlefield 1. Kembali ke perang dunia pertama mungkin jadi salah satu keputusan terbaik yang mereka ambil. Seberapa baik? Cukup untuk membuatnya mencapai angka penjualan yang fantastis, setidaknya di Inggris.

Seperti yang bisa diprediksi, Battlefield 1 langsung menggeser FIFA 17 dari puncak pimpinan untuk game terlaris di Inggris minggu ini. Namun bukan dominasinya saja yang mengagumkan, tetapi fakta bahwa penjualannya di rilis awal ini berhasil mengalahkan total penjualan akumulasi antara Battlefield  4 dan Battlefield Hardline dalam satu periode yang sama. Namun demikian, angka ini ternyata masih belum bisa menundukkan penjualan minggu awal dari The Division. Sementara nomor tiga diisi dengan Mafia 3 dan Gears of War 4. Siapa saja game yang meraih 10 terbaik minggu ini di Inggris? Ini dia:

Rilis minggu pertama Battlefield 1 lebih besar daripada akumulasi BF4 dan BF Hardline.
Rilis minggu pertama Battlefield 1 lebih besar daripada akumulasi BF4 dan BF Hardline.
  1. Battlefield 1
  2. FIFA 17
  3. Mafia 3
  4. Gears of War 4
  5. Batman: Return to Arkham
  6. WWE 2K17
  7. Rise of the Tomb Raider: 20 Year Edition
  8. Forza Horizon 3
  9. GTA V
  10. Minecraft: Xbox Edition

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang tengah atau sudah mencicipi Battlefield 1?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…