Dev. Overwatch Kecam Penggunaan Mouse / Keyboard di Konsol

Reading time:
February 7, 2017
dva

Mouse dan keyboard adalah “senjata” terbaik untuk menikmati sebuah game FPS. Gamer PC mengerti hal tersebut, gamer konsol pun memahami pengetahuan umum tersebut. Walaupun demikian, tak menghalangi beberapa game FPS tetap dirilis di Playstation 4 dan Xbox One dengan ragam fitur yang membuatnya lebih mudah dikuasai dengan kontroler berbasis stick analog. Ada sistem aim-assist dan tentu saja, pengaturan sensitivitas yang lebih adaptif untuk hal tersebut. Namun masalah mulai terjadi ketika tiba-tiba konsol sudah mulai memungkinkan produk peripheral mouse dan keyboard masuk ke dalamnya, dan menjadi populer di game-game FPS kompetitif. Hal sama yang memicu reaksi dev. game FPS populer – Overwatch.

Jeff Kaplan – Game Director dari Overwatch mengecam keras penggunaan mouse dan keyboard di konsol. Dengan peripheral keduanya, apalagi dengan balancing versi konsol yang ditangani terpisah oleh Blizzard, ia akan memberikan keuntungan teknis secara instan. Oleh karena itu, mereka langsung menghubungi Sony dan Microsoft terkait permasalahan yang satu ini. Untuk memastikan permainan yang seimbang, Jeff meminta Playstation 4 dan Xbox One untuk memilih satu di antara dua opsi ini: tidak memungkinkan mouse dan keyboard untuk digunakan sama sekali atau membuka akses mouse dan keyboard secara bebas ke semua player yang ada.

Jeff Kaplan ingin PS4 & Xbox One untuk menutup akses mouse / keyboard sama sekali atau membuatnya tersedia secara terbuka dan bebas untuk semua gamer.
Jeff Kaplan ingin PS4 & Xbox One untuk menutup akses mouse / keyboard sama sekali atau membuatnya tersedia secara terbuka dan bebas untuk semua gamer.

Bersama dengan hal tersebut pula, Jeff mendorong gamer Overwatch di konsol untuk terus melemparkan keluhan yang sama ke masing-masing produsen terkait isu ini, tentu saja secara sopan dan produktif. Baik Sony ataupun Microsoft sendiri masih belum angkat bicara terkait permintaan yang satu ini.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah menurut Anda ketersediaan perangkat pendukung mouse dan keyboard untuk konsol adalah sesuatu yang tak adil?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…