Preview NIOH: Makin Disiksa, Makin Ketagihan!

Reading time:
February 13, 2017
Nioh jagatplay part 1 (3)

Jika Anda dan kami berbicara sekitar 10 tahun yang lalu bahwa sebuah game dengan tingkat kesulitan super tinggi yang bisa membunuh Anda secara instan bisa tumbuh menjadi tren besar dengan fans super fanatik, maka kami akan mengatakan bahwa Anda membual. Namun keberanian langkah yang diambil oleh From Software dan Bandai Namco dari era Demon Souls, Dark Souls, dan Bloodborne ini tak hanya melahirkan sebuah genre dengan daya tarik yang unik, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak developer untuk mulai masuk ke pasar yang sama. Game seperti Lords of the Fallen misalnya, berusaha meminjam mekanik utama ini sebagai pondasi. Dan yang terakhir dan yang terbaru? Tentu saja game action RPG terbaru racikan Team Ninja dan Koei Tecmo – NIOH.

Kesan Pertama

Sudah menjajalnya lewat beragam demo yang sempat dilepas Koei Tecmo selama setahun terakhir ini, NIOH yang kini dirilis eksklusif untuk Playstation 4 ini memang terasa lebih sempurna. Terlepas dari mekanik utama yang ia tawarkan, ia bukanlah sekedar “klon” Dark Souls dengan skin samurai dan sejarah Jepang saja. Ia dibangun dengan beberapa fitur gameplay yang membuatnya punya identitas unik, termasuk kemampuan untuk mengganti gaya pertarungan secara instan, yang berpengaruh pada kecepatan dan damage yang mampu dihasilkan setiap serangan. Di atasnya, Anda bertemu dengan konsep yang tak banyak berbeda, sebuah game yang siap untuk membuat Anda berhadapan dengan layar kematian lagi, lagi, dan lagi hingga Anda benar-benar belajar untuk mempersiapkan diri. Sebuah proses trial dan error yang tak terhindarkan.

Dengan konten penuh yang sudah bisa dinikmati, NIOH ternyata mengusung konsep dunia yang berbeda dengan seri Souls selama ini. Bahwa alih-alih Anda bertemu dengan satu dunia luas yang bisa Anda jelajahi dari awal sampai akhir, ia memutuskan untuk memotong area permainan per bagian. Ini berarti, begitu Anda selesai menyelesaikan satu misi utama, Anda harus berpindah ke area lewat sebuah sistem world map. Namun kerennya lagi? Desain seperti ini membuat NIOH punya sistem misi sampingan yang lebih jelas. Bahwa tak lagi sekedar membunuh boss dan bergerak menyelesaikan cerita, Anda yang ingin ekstra tantangan selalu bisa melibatkan diri dengan serangkaian ekstra tantangan ini.

Makin disiksa, makin ketagihan. Pendekatan sistem equipment berbentuk loot yang dibagi atas beragam level kelangkaan dan jatuh secara acak membuat setiap proses ini terasa penuh penghargaan. Bahwa fakta Anda harus melibatkan diri dengan lebih banyak misi yang sudah pasti membunuh Anda berkali-kali dan bahkan cukup untuk menghentikan sepak terjang Anda untuk waktu tertentu, menjadi sebuah pengorbanan yang pantas. Apalagi, dunia yang ia tawarkan dan desain monster yang ada, terutama untuk Boss, pantas untuk diacungi jempol. Dengan senjata dan armor, atau material langka untuk proses crafing di ujung perjalanan, penyiksaan ini menjadi sesuatu yang lebih esensial.

Lantas, apakah ia lebih sulit dari seri Souls dan Bloodborne? Atau justru terasa lebih bersahabat? Dari beberapa puluh jam permainan kami, yang sudah menyelesaikan banyak misi sampingan, kami akan menyebut NIOH sementara ini terasa lebih mudah. Gerakan musuh termasuk mudah diprediksi dengan ancang-ancang gerakan yang mudah Anda kenali jika setidaknya sudah berhadapan dengan mereka, satu atau dua kali. Kecepatan gerak sang karakter utama, fleksibilitas build, kemampuan loot langka yang menggiurkan, dan ragam inovasi gameplay membuat pertempuran dengan monster besar sekalipun, menjadi lebih mudah dibaca. Ia tak seperti Souls atau Bloodborne yang kadang, musuhnya bergerak dalam pola serangan yang terasa acak, cepat, dan mustahil untuk diantisipasi. Hasiilnya? Percaya atau tidak, NIOH sepertinya akan jadi seri baru yang kami rekomendasikan untuk gamer yang memang mulai tertarik untuk mencicipi game action RPG ala Souls.

Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, apalagi mengingat kami belum menyelesaikannya dan belum menjajal mode multiplayernya, izinkan kami melemparkan segudang screenshot fresh from oven untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran apa itu NIOH. This game is super addicting!

Klik Gambar untuk Memperbesar!

Nioh jagatplay part 1 (1) Nioh jagatplay part 1 (14) Nioh jagatplay part 1 (17) Nioh jagatplay part 1 (32) Nioh jagatplay part 1 (41) Nioh jagatplay part 1 (55) Nioh jagatplay part 1 (64) Nioh jagatplay part 1 (66) Nioh jagatplay part 1 (100) Nioh jagatplay part 1 (101) Nioh jagatplay part 1 (132) Nioh jagatplay part 1 (138) Nioh jagatplay part 1 (154) Nioh jagatplay part 1 (171) Nioh jagatplay part 1 (188)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…