Akhirnya, Detail Project Scorpio Mengemuka!

Reading time:
April 6, 2017

Permintaan game yang semakin berat memang membuat produsen konsol untuk mengambil kebijakan yang tak pernah ada mereka lakukan di generasi sebelumnya. Benar sekali, melepas iterasi baru dengan performa yang lebih kuat. Sony mengawalnya dengan Playstation 4 Pro, sebuah konsol yang ditargetkan untuk mampu menjalankan game-game di resolusi 4K dan HDR untuk visualisasi lebih baik. Sementara di sisi lain, Microsoft siap bersaing dengan proyek yang mereka namakan sebagai Project Scorpio, produk yang siap menyandang predikat sebagai konsol terkuat yang pernah ada. Setelah sempat jadi misteri, detailnya akhirnya dibuka.

Adalah tim teknis dari Eurogamer – Digital Foundry yang berkesempatan untuk berkunjung ke markas Microsoft untuk berhadapan dengan apa yang tengah dipersiapkan Microsoft saat ini. Keahlian teknis mereka memberikan insight perdana soal kemampuan apa yang ditawarkan oleh Project Scorpio. Secara garis besar, ada dua kesimpulan yang bisa Anda ambil: Microsoft memenuhi janji spesifikasi yang sempat mereka lemparkan sebelumnya dan memastikan kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan Playstation 4 Pro.

Laporan eksklusif Digital Foundry akhirnya membuka detail kemampuan konsol terbaru Microsoft.
Laporan eksklusif Digital Foundry akhirnya membuka detail kemampuan konsol terbaru Microsoft.
Informasi langsung dari Digital Foundry memastikan bahwa Project Scorpio berhasil memenuhi janji mereka sebelumnya, dan berakhir lebih kuat dibandingkan PS4 Pro.
Informasi langsung dari Digital Foundry memastikan bahwa Project Scorpio berhasil memenuhi janji mereka sebelumnya, dan berakhir lebih kuat dibandingkan PS4 Pro.

Digital Foundry juga melepas spesifikasi CPU, GPU, dan RAM baru yang akan diusung oleh Project Scorpio. Peningkatan hingga puluhan persen ditawarkan di sana. Namun modifikasi hardware yang dilakukan Microsoft untuk SoC yang mereka sebut sebagai Scorpio Engine lah yang menjadi kunci. Optimalisasi dan efisiensi yang lebih baik bahkan diklaim bisa membuat game-game berbasis DirectX 12 bekerja mulus dengan kebutuhan CPU setengah lebih rendah.Tak hanya itu saja, perangkat keras ini juga didesain untuk bisa bisa beradaptasi dengan kebutuhan spesifik dalam pemograman game itu sendiri.

Tech demo engine Forza dari Microsoft memastikan bahwa Project Scorpio mampu menangani game racing ini di resolusi natif 4K dengan hanya workload GPU sekitar 60-70%, menyisakan ruang ekstra untuk dioptimalkan.
Tech demo engine Forza dari Microsoft memastikan bahwa Project Scorpio mampu menangani game racing ini di resolusi natif 4K 60fps dengan hanya workload GPU sekitar 60-70%, menyisakan ruang ekstra untuk dioptimalkan.

Yang menarik? Microsoft juga berkomitmen untuk memastikan Project Scorpio juga akan bisa dinikmati oleh gamer yang masih belum beralih ke monitor 4K. Mereka menjamin bahwa game-game yang dirilis akan selalu mendapatkan proses supersampling jika dimainkan di monitor dengan resolusi lebih rendah untuk visualisasi yang lebih optimal.

Anda yang tertarik untuk memahami sisi teknis Project Scorpio itu sendiri bisa menuju ke sini, sementara Anda (yang seperti kami) termasuk awam untuk masalah teknis bisa menuju ke sini. Microsoft masih belum angkat bicara soal harga atau ketersediaannya.

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…