COD: WW II Pastikan Pasukan Axis Tak Bisa Dimainkan

Reading time:
May 29, 2017
call-of-duty-wwii-screenshot-600x338

Call of Duty akhirnya kembali ke akar. Setelah beberapa seri yang mengusung perang yang kian futuristik dari satu rilis ke rilis lainnya, Activision akhirnya siap membawanya kembali ke tema yang membuat namanya begitu besar di masa lalu – perang dunia. Lewat seri yang tahun ini ditangani oleh Sledgehammer Games, konfirmasi soal eksistensi Call of Duty: WW II sudah meluncur tak hanya via screenshot saja, tetapi juga trailer perdana yang sepertinya “setia” dengan apa yang kita inginkan.  Namun masih ada satu pertanyaan yang menyisa, apakah kita akan berkesempatan untuk berperan seabgai karakter dari kubu Axis?

Karena seperti yang kita tahu, hampir sebagian besar game perang dunia kedua hingga saat ini, selalu memosisikan Anda sebagai prajurit dan “pahlawan” dari kubu Allied. Sementara kubu Axis yang biasanya diwakili oleh Jerman, selalu diposisikan sebagai penjahat tanpa moral. Apakah COD: WW II akan mengubah hal ini? Sayangnya, tidak. Dalam konfirmasi via Twitter, sang co-founder Sledgehammer – Michael Condrey memastikan bahwa Anda tak akan bisa berperan sebagai pasukan Axis di mode campaign. Ia menyebut bahwa COD: WW II memang dibangun dengan menjadikan Allied sebagai fokus dan Axis sebagai musuh.

Call of Duty: WW II sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 3 November 2017 mendatang, untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda kecewa dengan keputusan ini, atau ini memang langkah yang sudah terprediksi?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…