Retas Game Baru, Kebiasaan CPY Berubah Karena Baldman

Reading time:
May 18, 2017
cpy-logo-600x239

Kompetisi memang selalu membuat sebuah scene menjadi menarik, bahkan di dunia pembajakan sekalipun. Setelah selalu mengandalkan tim peretas asal Italia – CPY untuk setiap usaha pembobol benteng pertahanan Denuvo selama setidaknya satu tahun terakhir ini, peretas asal Russia – Baldman akhirnya bergabung ke dalam misi yang sama. Dengan metode yang berbeda, Baldman mengklaim bahwa ia kini bisa “menembus” Denuvo V4 dengan waktu lebih cepat dibandingkan CPY, sesuatu yang ia buktikan lewat tiga rilis terakhir – Sniper Ghost Warrior 3, NieR: Automata, hingga Prey. Sebuah langkah yang ternyata cukup untuk membuat CPY mengubah kebiasaan yang sudah jadi identitas mereka selama ini.

Jika Anda cukup mengikuti apa yang terjadi di scene pembajakan, maka Anda tahu bahwa CPY selalu melakukan satu hal sebelum merilis game bajakan versi mereka. Benar sekali, melemparkan clue yang biasanya diikuti dengan rilis dalam waktu setidaknya 24 jam. Clue ini selalu diantisipasi oleh gamer yang masih mengandalkan crack, karena unsur menyenangkan dan misteri yang ia tawarkan. Namun semua hal tersebut sepertinya berubah ketika Baldman ternyata sudah mulai membuat rilis-rilis ini kehilangan unsur “kejutannya”. CPY baru saja melepas crack untuk game dari Bethesda dan Arkane – Prey, namun tanpa melemparkan clue sama sekali.

Tak seperti rilis-rilis mereka sebelumnya, CPY melepas crack Prey tanpa merilis clue sama sekali sebelumnya.
Tak seperti rilis-rilis mereka sebelumnya, CPY melepas crack Prey tanpa merilis clue sama sekali sebelumnya.

Seringkali disebut sebagai crack yang lebih stabil dan bisa diandalkan dibandingkan dengan Baldman, interaksi antara keduanya tentu menarik. Walaupun belum mengakui soal “kineja” satu sama lain, namun melihat CPY tak lagi melepas sebuah clue untuk rilis game teranyar yang seharusnya mampu mengundang hype, tentu saja jadi pemandangan yang unik. Apakah keduanya akan mengobarkan “perang terbuka’ di masa depan? Atau justru akan jadi kekuatan bersama untuk menghapus eksistensi Denuvo dari muka bumi? Kita tunggu saja.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…