Terkait PES 2017, Maradona dan Konami Berdamai

Reading time:
May 8, 2017
maradona1-600x416

Anda yang mengikuti informasi game selama beberapa minggu terakhir ini sepertinya sudah tahu soal kasus “pertikaian” antara Konami dan legenda sepakbola – Maradona terkait PES 2017.  Tanpa angin dan kabar, Maradona tiba-tiba mengkritisi model karakter yang mirip dengan sosok dirinya di PES 2017. Ia mengklaim bahwa ia sama sekali tidak memberikan persetujuan terkait hal tersebut, walaupun Konami di sisi lain, menyebut bahwa mereka sudah mengantongi izin yang diperlukan. Sempat hening untuk beberapa waktu tanpa ada kepastian apakah ia berujung ke meja hijau atau tidak, keduanya hadir dengan berita baik. Maradona dan Konami akhirnya berdamai.

Kasus ini ditutup dengan Konami membayar sejumlah uang kepada Maradona sebagai kompensasi, walaupun tak jelas berapa tepatnya jumlah tersebut. Namun keputusan tersebut membuat masalah ini tidak berujung masuk ke meja hijau. Masih belum jelas pula apakah Konami akan terus menggunakan model karakter tersebut di masa depan atau tidak. Satu yang pasti, Maradona kini secara terbuka menyebut bahwa dirinya akan mulai ikut mempromosikan PES 2017 hingga setidaknya  hingga tahun 2020 mendatang. Tak hanya itu saja, ia juga berjanji untuk menggunakan uang yang ia dapatkan untuk membantu pertumbuhan klub sepakbola lokal.

Maradona dan Konami kabarnya sudah berdamai terkait PES 2017, dengan sejumlah bayaran mengalir ke kantong Maradona. Sayangnya, tak ada detail berapa besar jumlah yang dibayar oleh Konami.
Maradona dan Konami kabarnya sudah berdamai terkait PES 2017, dengan sejumlah bayaran mengalir ke kantong Maradona. Sayangnya, tak ada detail berapa besar jumlah yang dibayar oleh Konami.

President untuk pasar digital Konami – Takayuki Kubo kabarnya bahkan terbang ke Argentina untuk berhadapan dan berdiskusi dengan Maradona secara langsung. A win for Maradona then…

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…