JagatPlay di E3 2017: Menjajal Multiplayer COD: WWII!

Author
Jey Nelson
Reading time:
June 18, 2017

Call of Duty akhirnya kembali ke akar. Sebuah keputusan yang memang sudah diantisipasi oleh banyak gamer setelah beberapa seri futuristik yang memang tak mendapatkan respon positif. Walaupun masih baru akan dirilis beberapa bulan mendatang, kami sendiri cukup beruntung untuk mencicipinya lebih awal. Benar sekali, sebagai salah satu game yang diunjuk oleh Activision di E3 2017, kami berkesempatan untuk menjajal Call of Duty: WWII terlebih dahulu.

Mencicipi tak lebih dari 2 match beserta dengan pengunjung yang lain, mengatur ekspektasi sepertinya adalah kata yang tepat untuk menjelaskan pengalaman yang kami dapatkan. Iya, ia memang terlihat memesona dari sisi visual. Iya, ia juga menawarkan atmosfer perang dunia yang di mata kami, tepat dengan feel senjata yang terasa nyaman di kontroler pula. Namun berhadapan dengan seri kompetitor yang terlebih dahulu kembali ke sensasi perang klasik – Battlefield 1, Anda tetap akan bertemu dengan cita rasa “khas” multiplayer Call of Duty selama ini.

Memang tak ada lagi gimmick seperti wall-running atau jetpack, namun Activision dan Sledgehammer Games kembali membawa cita rasa yang selama ini Anda kenal dari Call of Duty, terutama dari era Modern Warfare. Cepat, dekat, dengan sistem killstreak serupa, Anda tidak akan berhadapan dengan inovasi yang bisa disebut, signifikan. Ini adalah seri Call of Duty yang meminta Anda untuk terus berlari dan mencarimusuh yang ada, dan kemudian berusaha menghabisi mereka secepat mungkin.

Berbeda tema dengan cita rasa
Berbeda tema dengan cita rasa “khas” COD, ini yang kami dapatkan dari sesi demo singkat kami di E3 2017.
Setidaknya, mereka menangkap atmosfer dari level yang ada dengan sangat baik.
Setidaknya, mereka menangkap atmosfer dari level yang ada dengan sangat baik.

Tidak ada kehancuran gedung yang bebas, tidak ada pula kendaraan berat yang bisa Anda gunakan, tidak ada pula beragam equipment khusus yang mendefinisikan peran dan pembagian divisi (sistem kelas) Call of Duty di sini layaknya Battlefield. Ini adalah Call of Duty dalam bentuk multiplayer, seperti yang Anda kenal selama ini.

Namun tentu saja, sesi singkat kami bersamanya mungkin tidak akan mewakili hasil akhir nantinya, mengingat Sledgehammer juga sempat menjanjikan beberapa mode multiplayer baru untuk memperkuat atmosfer dan cerita yang ada, yang sayangnya, tidak tersedia di sesi demo kami ini.

Call of Duty: WWII akan dirilis pada tanggal 3 November 2017 mendatang.

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…